KanalNasional.com | Bekasi – Ada yang unik dan inspiratif dari Desa Pantai Bakti, Kecamatan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi. Di Kampung Bungin, lahir sebuah “RT” baru. Bukan Rukun Tetangga, melainkan Relawan Tangguh Kampung Bungin (RT-KB), kumpulan warga yang berinisiatif membentuk diri sebagai garda terdepan menghadapi ancaman bencana di kampung pesisir utara Bekasi.
Hari ini, kiprah mereka diformalkan lewat Surat Keputusan Kepala Desa, sekaligus mendapat dukungan istimewa dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Direktur Kesiapsiagaan BNPB, Pangarso atau akrab disapa Pak Papang, hadir langsung untuk melantik pengurus dan anggota RT-KB, didampingi Sekretaris BPBD Bekasi.
Dari Warga untuk Warga
Menariknya, lahirnya RT-KB bukanlah inisiasi instansi, melainkan kesadaran warga sendiri. Romo Yadi dari Lembaga Daya Dharma Keuskupan Agung Jakarta (LDD-KAJ) menegaskan:
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Mereka bukan dibentuk, tetapi membentuk diri untuk menjadi yang terdepan saat situasi krisis mengancam kampung mereka – dari abrasi hingga banjir dan kekeringan.”
LDD-KAJ selama ini mendampingi warga Kampung Bungin dalam memahami risiko bencana, mengenal kondisi lingkungan pesisir, hingga belajar dari peristiwa-peristiwa yang pernah mereka alami. “Kami hanya berusaha menjadi teman yang baik,” ujar Romo Yadi merendah.
Dukungan Berbagai Pihak
BNPB melalui Pak Papang menyampaikan semangatnya agar RT-KB terus diperkuat dengan dukungan lintas pihak.
“BNPB dan BPBD akan mendukung serta memfasilitasi RT-KB dalam memperkuat diri. Semua pihak yang hadir hari ini, dengan caranya masing-masing, pasti akan memberi bantuan,” tegasnya.
Acara pelantikan juga dihadiri para pegiat kemanusiaan dan pengurangan risiko bencana, seperti DMC Dompet Dhuafa, Humanitarian Initiatives, Klub Indonesia Hijau Regional 01 Jakarta, Perkumpulan Lingkar, dan berbagai organisasi relawan lainnya.
Sebagai simbol komitmen, acara ditutup dengan penanaman pohon cemara udang di pesisir. Upaya ini menjadi bagian dari rehabilitasi pantai sekaligus mitigasi abrasi yang mengancam Kampung Bungin.
Inspirasi untuk Kampung Lain
Ninil Jannah, salah satu penggerak kegiatan, menyebut inisiatif ini adalah langkah memerdekakan diri dari kerugian akibat bencana di masa depan.
“RT-KB menjaga aset penghidupan kampung mereka. Semoga ini bisa menginspirasi ‘RT-RT’ lainnya, bahwa membangun kesiapsiagaan adalah tanggung jawab semua, agar kita menjadi manusia yang lebih tangguh,” ungkap Ninil.
Lahirnya Relawan Tangguh Kampung Bungin membuktikan bahwa kekuatan masyarakat lokal, jika digerakkan dengan kesadaran dan kebersamaan, bisa menjadi perisai pertama dalam menghadapi risiko bencana dan perubahan iklim. (Fadlik Al Iman)















