Kemenkes Sebut 93 Orang Positif Antraks

Rabu, 5 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi.Kementerian Kesehatan RI mengkonfirmasi bahwa hasil tes serologi menunjukkan ada 93 orang positif antraks di Kabupaten Gunung Kidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Saat ini Kemenkes masih melakukan penyelidikan epidemiologi. Nadia juga mengungkapkan bahwa sebagian orang yang terkena antraks kini sudah sembuh. Namun, masih ada juga yang dirawat.

Sayangnya, dari kasus antraks ini ada tiga orang yang meninggal. Hasil pemeriksaan terhadap seluruh kasus meninggal melalui genom sekuensing menunjukkan hasil positif antraks.

“Dalam pemeriksaan, menunjukkan hasil positif antraks di dalam tubuhnya,” kata Nadia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kemenkes hingga saat ini masih melakukan penyelidikan epidemiologi kasus antraks di dua yang ada di Gunung Kidul yakni Kecamatan yakni Semanu dan Karangmojo untuk mengukur sebaran hingga penyebab pasti penularan virus.

Dugaan sementara kejadian itu disebabkan konsumsi daging sapi yang berlangsung saat perayaan Idul Adha 1444H/2023, sebab Kabupaten Gunung Kidul termasuk dalam daerah endemi antraks.

“Sapi bisa tertular saat memakan rumput yang mengandung virus antraks. Ada juga kemungkinan virus antraks yang selama ini mengendap di bawah tanah terangkat karena aktivitas penggarap, sebab antraks bisa bertahan hidup lama di permukaan tanah,” kata Nadia.

Selektif Pilah Daging

Nadia mengatakan agar selektif memilah kualitas daging sapi, khususnya yang berasal dari peternakan di kawasan endemi antraks.

Kepada masyarakat yang beternak, Nadia berpesan agar menggunakan alat pelindung diri seperti sepatu bot, sarung tangan, hingga pakaian yang menutup seluruh bagian tubuh ketika beternak.

Mantan Dirjen Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan RI Profesor Tjandra Yoga Aditama menjelaskan tentang apa itu antraks.

Tjandra Yoga Aditama menjelaskan bahwa antraks (Anthrax) merupakan penyakit hewan menular yang disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis.

Antraks umumnya menyerang hewan herbivora seperti sapi, kambing, domba, dan lainnya serta dapat menular ke manusia.

Penyakit ini bersifat zoonosis yang berarti dapat ditularkan dari hewan ke manusia. Bakteri penyebab antraks, apabila terpapar udara, akan membentuk spora yang sangat resisten terhadap kondisi lingkungan dan bahan kimia termasuk desinfektan tertentu dan dapat bertahan di dalam tanah, sehingga kadang-kadang antraks juga disebut “penyakit tanah”. (red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul
Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal
Tak Perlu Khawatirkan MBG Lagi, Pemerintah Akan Tindak Tegas Dapur Bermasalah
Program Makan Bergizi Gratis: Komitmen Bersama Tingkatkan Kualitas SDM
Kapolri Tancap Gas! Targetkan 409 Dapur Makan Bergizi Gratis Tersebar di Seluruh Indonesia Akhir 2025
Bongkar! Laporan Keuangan Dinkes Tangsel Tahun 2022-2023 Terendus Janggal, PPI Siap Laporkan ke Kejaksaan
Dampak Buruk Dari Begadang Bagi Kesehatan

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 15:11 WIB

Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul

Minggu, 15 Maret 2026 - 20:16 WIB

Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja

Rabu, 4 Maret 2026 - 10:32 WIB

Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal

Kamis, 12 Februari 2026 - 16:48 WIB

Tak Perlu Khawatirkan MBG Lagi, Pemerintah Akan Tindak Tegas Dapur Bermasalah

Senin, 10 November 2025 - 09:40 WIB

Program Makan Bergizi Gratis: Komitmen Bersama Tingkatkan Kualitas SDM

Berita Terbaru