Heboh! Makam Keluarga Dipindahkan Sepihak, Ahli Waris Tuntut Ganti Rugi

Jumat, 1 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lokasi makam keluarga ahli waris Riman Maat (Alm) di RW 02 Kp Cibadung, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor yang dipindah sepihak tanpa sepengetahuan anak -anak dari ahli waris.

Lokasi makam keluarga ahli waris Riman Maat (Alm) di RW 02 Kp Cibadung, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Bogor yang dipindah sepihak tanpa sepengetahuan anak -anak dari ahli waris.

KanalNasional.com | Keluarga ahli waris dari almarhum Riman Maat yang terdiri dari Zakir(65), Zakaria(62), Udin(58), Abdul Manan(51), Manah(54) dan Mistar (alm) yang diwakili anaknya, Masduki protes keras kepada pihak PT. Kavian Artha Mandiri yang telah memindahkan makam orang tua dan keluarga mereka yang berlokasi di RW 02 Kp Cibadung, Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur, Kabupaten Bogor tanpa sepengetahuan para ahli waris tersebut.

Kepada Kanal Nasional.com Zakaria(62) bersama ahli waris lainnya menceritakan bahwa relokasi makam orang tuanya baru diketahui sepekan setelah kegiatan penggalian yang dipimpin langsung oleh amil setempat.

“Saya tidak di kasih tau sama sekali. Tau-tau udah seminggu. Katanya makam keluarga udah di pindah ke TPU (tempat pemakaman umum) di Jl Jeruk RW 09 Desa Cibadung,” kata Zakaria, Kamis(30/11/2023).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Atas kejadian tersebut, ia bersama saudaranya yang lain pun tidak terima dan melaporkan kejadiannya ini kepada Kepala Desa Cibadung untuk musyawarah meminta pihak PT Kavian Artha Mandiri agar bertanggung jawab.

“Sudah ada dua kali musyawarah di desa. Tapi belum ada solusinya,” kata Zakaria.

Zakaria mengakui, pada tahun 2007 pihak keluarga telah menjual tanah mereka yang berlokasi di RW 02 Desa Cibadung seluas 782 meter persegi kepada H. Satiri. Namun jumlah luas tersebut tidak termasuk area tanah makam keluarga.
Selanjutnya, tanah dengan surat AJB (Akta Jual Beli) atas nama H. Satiri belakangan ia ketahui telah diperjualbelikan kepada pihak PT. Kavian Artha Mandiri.

“Kami sudah ketemu dengan pihak H. Satiri bahwa mereka menjual sebidang tanah yang ada sesuai dengan luas di AJB. Tidak termasuk tanah makam keluarga kami,” tambahnya.

Anehnya, sambung Zakaria, sebagaimana informasi yang ia dapatkan dari Ketua RW setempat, pihak PT. Kavian meminta melakukan pemindahan makam dengan berani mengeluarkan biaya hingga Rp50 juta rupiah.

“Katanya uang sebesar Rp50 juta itu untuk biaya pemindahan makam dan kompensasi luasan tanah 114 meter persegi dimana makam orang tua kami berada,” ujarnya.

Tidak terima dan merasa dirugikan secara materil dan imateril dengan menghapuskan jejak sejarah makam keluarga Riman Maat (almarhum), yakni melakukan pengambilalihan lahan makam keluarga mereka, Zakaria dan saudarannya yang lain pun menuntut kepada PT Kavian Artha Mandiri memberikan denda atau ganti rugi.

“Pokoknya harus diganti rugi tanah makam keluarga kami. Sebenarnya tidak akan kami jual dengan harga berapa pun karena ini amanah almarhum orang tua. Tapi karena sudah ada pemindahan kami dan keluarga yang lain sepakat harus ada ganti rugi minimal Rp150 juta,” tandasnya. (mln)

Berita Terkait

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo
Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI
Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81
Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022
Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan
Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 16:09 WIB

Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI

Selasa, 11 Agustus 2026 - 09:24 WIB

Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81

Berita Terbaru