KanalNasional.com | BANDUNG – Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat terpilih Anton Sukartono Suratto menegaskan komitmennya menjadikan Jawa Barat sebagai lokomotif kemenangan Partai Demokrat pada Pemilu 2029.
Penegasan itu disampaikan Anton pada Selasa, 9 September 2026, bertepatan dengan momentum HUT ke-25 Partai Demokrat.
“Sebagai Ketua DPD Partai Demokrat Jawa Barat terpilih, saya ingin Jabar menjadi salah satu kekuatan utama dalam perjalanan Demokrat menuju 2029,” ujar Anton.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
*Bangun Soliditas Sampai Akar Rumput*
Wakil Ketua Komisi I DPR RI itu menyebut kunci kekuatan Demokrat di Jabar ada pada soliditas struktur. Ia memastikan akan memperkuat mesin partai mulai dari tingkat DPD, DPC, hingga ke akar rumput.
“Kita harus membangun partai yang solid dari tingkat DPD, DPC, sampai ke akar rumput; memperkuat kaderisasi, membuka ruang bagi anak-anak muda, dan memastikan setiap kader memahami bahwa politik pada akhirnya adalah tentang pengabdian kepada masyarakat,” sambungnya.
Anton menekankan, kaderisasi dan regenerasi menjadi dua pekerjaan rumah utama. Ia ingin Jabar jadi barometer Demokrat dalam mencetak kader muda yang tidak hanya jago berpolitik elektoral, tapi juga paham persoalan rakyat.
*Politik Pengabdian, Bukan Politik Musiman*
Lebih dari target kursi, Anton mengajak seluruh kader Demokrat Jabar mengubah cara bekerja. Jangan hanya muncul saat pemilu tiba dan butuh suara.
Ia mengingatkan, kader Demokrat harus hadir sebelum masyarakat meminta, bekerja sebelum rakyat mengeluh, dan bergerak ketika masyarakat membutuhkan.
“Karena kemenangan politik yang sesungguhnya bukan hanya memenangkan pemilu,” pungkas Anton.
Dengan basis pemilih terbesar di Indonesia, Jawa Barat memang menjadi daerah strategis bagi semua partai. Bagi Anton, Jabar harus jadi bukti bahwa Demokrat bisa menang karena kerja nyata, bukan karena janji.
Langkah konsolidasi DPD Demokrat Jabar ke depan akan difokuskan pada 3 hal: penguatan struktur, kaderisasi anak muda, dan program nyata yang langsung dirasakan masyarakat. (















