Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Minggu, 6 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan warga Desa Kemang, tumpah ruah mengikuti puncak peringatan HUT ke-81 RI bertajuk “Ngabesan Jadul”, Minggu (6/9/2026)

Ribuan warga Desa Kemang, tumpah ruah mengikuti puncak peringatan HUT ke-81 RI bertajuk “Ngabesan Jadul”, Minggu (6/9/2026)

KanalNasional.com | BOGOR – Puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Desa Kemang, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, berlangsung meriah, Minggu (6/9/2026).

Ribuan warga tumpah ruah mengikuti pesta rakyat bertajuk “Ngabesan Jadul” yang digelar sebagai puncak rangkaian perayaan kemerdekaan. Berbagai pertunjukan budaya dan kreativitas warga membuat suasana di sepanjang jalur karnaval semakin semarak.

Kegiatan dimulai sejak pukul 09.00 WIB. Karnaval mengambil titik awal di depan Kantor Desa Kemang dan berakhir di kawasan Kemang Batas, RT 02/RW 01, Desa Kemang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Beragam penampilan disuguhkan masyarakat dari 10 RW yang ikut ambil bagian. Mulai dari drum band, barongsai, kostum unik dan kreatif, hingga parade busana adat Sunda mewarnai pesta rakyat tersebut.

Antusiasme warga bahkan sudah terlihat sejak pagi. Masing-masing lingkungan mempersiapkan penampilan terbaik mereka. Tingginya partisipasi masyarakat menjadi gambaran kuatnya semangat gotong royong dan kebersamaan warga Desa Kemang.

Kepala Desa Kemang, H. Entang Suana, mengapresiasi keterlibatan masyarakat dalam menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan.

Menurut Entang, tema “Ngabesan Jadul” sengaja dipilih untuk menghidupkan kembali berbagai tradisi dan budaya masa lalu yang mulai jauh dari kehidupan generasi muda.

“Yang kita ingin perlihatkan adalah sejarah bahwa dulu kita itu seperti itu. Adapun persiapan semuanya diserahkan kepada lingkungan masing-masing,” ujar Entang.

Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat pengguna jalan apabila pelaksanaan karnaval sempat mengganggu arus lalu lintas. Pasalnya, antusiasme warga yang begitu tinggi membuat ribuan masyarakat memenuhi sepanjang jalur kegiatan.

Kursi Muspika Kosong

Di tengah kemeriahan pesta rakyat tersebut, terdapat pemandangan yang justru menjadi sorotan. Kursi yang disiapkan untuk jajaran Muspika Kecamatan Kemang tampak kosong.

Kepala Desa Kemang, Entang Suana, secara terbuka menyampaikan kekecewaannya atas ketidakhadiran Camat Kemang dan Kapolsek Kemang dalam acara yang telah dipersiapkan tersebut.

“Sangat disayangkan Bapak Camat dan Bapak Kapolsek tidak hadir, sampai bangkunya kosong. Padahal, kehadiran beliau sangat kami harapkan dalam acara ini,” kata Entang.

Entang menjelaskan, pihak pemerintah desa telah mengirimkan undangan kepada jajaran Muspika. Bahkan, menurutnya, undangan tersebut sudah sampai kepada pihak yang bersangkutan.

Sementara itu, unsur Koramil masih terlihat hadir untuk mewakili jajaran Muspika dalam kegiatan tersebut.

Entang mengaku belum mengetahui secara pasti alasan Camat dan Kapolsek Kemang tidak menghadiri acara puncak peringatan HUT RI tersebut.

“Untuk alasannya kami belum tahu. Saat ini kami juga belum bisa membuka handphone karena acara sangat padat,” ujarnya.

Meski demikian, ketidakhadiran dua pejabat tersebut tidak menyurutkan semangat masyarakat. Ribuan warga tetap larut dalam kemeriahan pesta rakyat dengan berbagai atraksi budaya dan kreativitas.

Bagi masyarakat Desa Kemang, peringatan kemerdekaan bukan sekadar kegiatan seremonial. Momentum tersebut menjadi ruang untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan, serta gotong royong antara pemerintah desa, tokoh masyarakat dan seluruh warga.

Namun, kosongnya kursi jajaran Muspika tetap menjadi catatan tersendiri dalam kemeriahan HUT RI ke-81 di Desa Kemang.

Sebab, di tengah ribuan warga yang rela meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan pesta rakyat, kehadiran unsur pemerintahan di tingkat kecamatan dinilai menjadi bagian penting dari semangat kebersamaan yang ingin dibangun dalam momentum peringatan kemerdekaan. (Red)

Berita Terkait

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta
Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari
1.000 Tanda Tangan Dikumpulkan, PBJS Dorong Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional
Anton Demokrat Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Dasco: Politik Itu Merawat Persahabatan dan Kolaborasi
Anton Demokrat Apresiasi Pelantikan Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad: Rekam Jejaknya Modal Kuat Jaga Kedaulatan
Anton Demokrat: Pendidikan Politik Adalah Fondasi, Tanpa Kader Berintegritas Mesin Partai Tak Akan Bergerak
Kuat Bersama Rakyat! AHY dan Anton Kompak: TNI Bukan Cuma Tentara, Tapi Keluarga Bangsa
HUT ke-65 Pramuka Tangsel, Walikota Apresiasi 33 Pembina dan Tokoh Terima Penghargaan Karya Bakti hingga Pancawarsa

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta

Senin, 12 Oktober 2026 - 11:38 WIB

Anton Demokrat: Empat Pilar Kebangsaan Bukan Sekadar Hafalan, Harus Diamalkan dalam Kehidupan Sehari-hari

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:06 WIB

1.000 Tanda Tangan Dikumpulkan, PBJS Dorong Friedrich Silaban Jadi Pahlawan Nasional

Minggu, 11 Oktober 2026 - 13:16 WIB

Anton Demokrat Ucapkan Selamat Ulang Tahun ke-59 untuk Dasco: Politik Itu Merawat Persahabatan dan Kolaborasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 08:38 WIB

Anton Demokrat Apresiasi Pelantikan Letjen Iwan Setiawan Jadi Pangkostrad: Rekam Jejaknya Modal Kuat Jaga Kedaulatan

Berita Terbaru