Kasus Anak Obesitas di Bekasi karena Faktor Genetik

Selasa, 14 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Kementerian Kesehatan melalui tim RSCM masih terus mencari penyebab pasti kasus obesitas yang dialami Balita Kenzie. Dugaan awal penyakit dipicu oleh kelainan genetik.

Kasus yang dialami Kenzie termasuk langka, sehingga dibutuhkan pemeriksaan yang menyeluruh dan spesifik melalui pemeriksaan laboratorium. Balita Kenzie merupakan anak yang mengalami kelebihan berat badan yang mencapai 27 kilogram di usia 16 bulan.

Kondisinya memicu permasalahan yang lainnya seperti bentuk kaki yang tidak sempurna (membentuk O), hingga keterlambatan perkembangan. Di usia saat ini Kenzie belum mampu berjalan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Faktor genetik menjadi pemicu kondisi obesitas pada Kenzie, dan ini merupakan kasus yang sangat langka, jadi kepastian hasil pemeriksaan Lab sangat penting untuk menentukan diagnosis pasien,” jelas Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. M Syahril.

Kendati demikian, hingga saat ini masih dilakukan pemeriksaan penyebab pasti kasus obesitas yang dialami Kenzie. Hasil Lab kurang lebih akan diterima dalam kurun waktu 21 hari kerja.

Selama menunggu hasil Lab, Balita Kenzie mendapatkan penanganan dari tim dokter RSCM Jakarta, mulai dari dokter Spesialis Ana, Spesialis Gizi, Divisi Penyakit Langka, hingga Spesialis Fisioterapi.

Yang menjadi tantangan saat ini adalah kepatuhan dari orangtua Balita Kenzie untuk menjalankan saran dari tim dokter. Perkembangan Kenzie juga terus dimonitor oleh Puskesmas setempat.

“Kami akan berupaya semaksimal mungkin dalam menangani kondisi pasien Kenzie, terutama saat ini fisioterapi terus dilakukan untuk mengejar keterlambatan perkembangan pasien,” ujar dr. Syahri

Berita Terkait

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta
Pilar Saga: Posyandu Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu, Dorong Cegah Stunting hingga Perkuat Pelayanan Masyarakat
Indonesia Pimpin Kolaborasi Eliminasi TB Asia Tenggara, ASEAN4TB Perkuat Riset Regional
Komisi IV Desak Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Dicopot, Usai Kasus Obat Kedaluwarsa
Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul
Ranny Fahd Arafiq: Program MBG Dukung Gizi Anak dan Buka Lapangan Kerja
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Membangun Ekosistem Ekonomi Lokal
Tak Perlu Khawatirkan MBG Lagi, Pemerintah Akan Tindak Tegas Dapur Bermasalah
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 13 Oktober 2026 - 09:13 WIB

Motivator ‘Gedor Pintu Langit’ Ustadz Aris Alwi Berang! Ada Oknum Tipu Jamaah Pakai Namanya, Minta Bayar Rp2-4 Juta

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Pilar Saga: Posyandu Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu, Dorong Cegah Stunting hingga Perkuat Pelayanan Masyarakat

Kamis, 2 Juli 2026 - 17:41 WIB

Indonesia Pimpin Kolaborasi Eliminasi TB Asia Tenggara, ASEAN4TB Perkuat Riset Regional

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:23 WIB

Komisi IV Desak Kepala Puskesmas Rawa Tembaga Dicopot, Usai Kasus Obat Kedaluwarsa

Senin, 25 Mei 2026 - 15:11 WIB

Program MBG Hadir di Desa Sukamahi Bekasi, DPR RI Dorong Penguatan Gizi untuk Generasi Unggul

Berita Terbaru