Bencana Alam di Pekalongan: Longsor dan Banjir Melanda, Tiga Orang Hilang

Selasa, 21 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dok KanalNasional.com, Hujan deras pada Senin malam mengakibatkan banjir di Kabupaten Pekalongan.

Dok KanalNasional.com, Hujan deras pada Senin malam mengakibatkan banjir di Kabupaten Pekalongan.

KanalNasional.com | Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pekalongan pada Senin malam (20/1/2025) memicu bencana alam di sejumlah wilayah. Longsor, banjir, dan pohon tumbang dilaporkan terjadi di Kecamatan Kedungwuni, Wonopringgo, Petungkriyono, Lebakbarang, Talun, dan Kajen.

Keadaan semakin mencekam ketika tiga orang dilaporkan hilang akibat longsor di Desa Kasimpar, Kecamatan Petungkriyono.

Tebing longsor menghantam rumah milik Kodir di desa tersebut. Kodir dan istrinya, Sudami, berhasil menyelamatkan diri, namun nasib tiga penghuni lainnya, Inawati (42), Afkar (4), dan Abyaz (1), masih belum jelas hingga saat ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dok KanalNasional.com, Laporan Tim SAR di wilayah terdampak banjir Kecamatan Kedungwuni Kab. Pekalongan

Upaya evakuasi terkendala hujan deras yang terus mengguyur, pergerakan tanah yang tidak stabil, dan padamnya aliran listrik di wilayah pegunungan itu.

Slamet, warga setempat, menceritakan bahwa hujan deras sejak sore membuat sungai-sungai meluap dan memicu longsor di beberapa titik. “Kami sudah menghubungi tim SAR, tetapi evakuasi masih sulit dilakukan karena situasinya sangat berbahaya,” ujar Slamet.

Sementara itu, di Kecamatan Kedungwuni dan Wonopringgo, banjir mencapai tinggi dada orang dewasa. Di Desa Galangenganmpon, ketinggian air bahkan mencapai plafon rumah. “Banjir datang sangat cepat, beberapa warga terjebak di rumah. Kami masih menunggu bantuan dari tim SAR,” kata Dimas, warga setempat.

Nidhomudin, anggota SAR Bumi Santri Pekalongan, mengonfirmasi bahwa pihaknya telah menerima laporan longsor dan banjir di beberapa wilayah, termasuk Desa Kasimpar dan Galangenganmpon. “Kami saat ini fokus pada evakuasi warga di Desa Galangenganmpon, tetapi kondisi cuaca dan akses yang sulit menjadi tantangan besar,” ungkapnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada pernyataan resmi dari pemerintah setempat terkait langkah penanganan bencana. Situasi di lapangan masih genting, dan seluruh pihak berharap bantuan segera datang untuk menyelamatkan warga yang terdampak.
(Liputan oleh KanalNasional.com)

Berita Terkait

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong
Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan
Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo
Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI
Camat Tajurhalang Turun ke Jalan, 500 Bendera Merah Putih Dibagikan untuk Semarak HUT RI ke-81
Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022
Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan
Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan

Berita Terkait

Senin, 17 Agustus 2026 - 22:26 WIB

Ribuan Warga Tajurhalang Tumpah Ruah, Rayakan HUT ke-81 RI dengan Karnaval dan Semangat Gotong Royong

Senin, 17 Agustus 2026 - 16:19 WIB

Peringati HUT RI ke 81, Benyamin: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Kedaulatan dan Kesejahteraan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 19:34 WIB

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 17:06 WIB

Ribuan Warga Gruduk Kantor Camat Ciseeng, Karena Rangkaian Menyambut HUT RI

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB

HEADLINE

Salurkan Bantuan untuk 2.000 Pengungsi, OT Peduli Gempa Nagekeo

Minggu, 16 Agu 2026 - 19:34 WIB