DPRD Kota Bekasi Dorong Pembangunan Saluran Air di Wilayah Perkampungan

Senin, 11 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, Doddy Sukmawirawan mendorong Pemkot Bekasi pembangunan saluran air atau drainase. Khususnya di wilayah perkampungan yang ada di Kecamatan Rawalumbu, Mustikajaya dan Bantargebang.

Menurutnya, hal tersebut penting mengingat drainase di wilayah perkampungan masih minim. Atau tidak sebanding dengan di wilayah perumahan yang ada di Kota Bekasi.

Ia mengaku khawatir, minimnya drainase bisa mengakibatkan masalah salah satunya banjir. Oleh karena itu, ia meminta agar usulannya ini menjadi atensi dari pemerintah daerah setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Masalah drainase di wilayah perkampungan harus menjadi perhatian pemerintah daerah. Karena ke depan jika dibiarkan begitu saja bisa menjadi masalah,” kata dia, saat diwawancarai wartawan, Senin (11/8/2025).

Ia menjelaskan, penyelesaian masalah drainase di wilayah perkampungan akan lebih baik jika cepat ditangani. Sebab saat ini kondisi di sejumlah wilayah perkampungan belum banyak berdiri bangunan sehingga akan lebih mudah dibangun.

“Kalau sudah padat penduduk, bangunan banyak yang ada nanti malah susah menatanya. Makanya lebih cepat akan lebih baik,” kata dia.

Dorongan kepada pemerintah daerah untuk membangun drainase di perkampungan bukan upaya membedakan wilayah perkampungan dengan perumahan. Namun lebih kepada skala prioritas atau kebutuhan.

“Saya tidak membeda-bedakan antara wilayah perkampungan dengan perumahan karena haknya sama. Tapi memang saat ini wilayah perkampungan membutuhkan itu,” ujarnya mengakhiri pembicaraan (Advertorial)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:45 WIB

Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB