Mapala Stacia UMJ Taklukkan Sindoro, Latihan untuk Ekspedisi Lebih Besar

Rabu, 17 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Wonosobo – Mahasiswa ini tidak sedang berada di dalam sebuah “kota”, melainkan gunung berapi aktif yang terletak di perbatasan antara Kabupaten Temanggung dan Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. 14-16/09/25 kemarin mereka bertandang ke sana.

Seperti mengikuti slogan dari Soe Hoek Gie “Hidup adalah soal keberanian, menghadapi yang tanda tanya, tanpa kita mengerti tanpa kita bisa menawar. Terimalah dan hadapilah”.

Mereka tryout membidik gunung Sindoro untuk melakukan ekspedisi yang lebih besar nantinya. Mereka dari Mahasiswa Pecinta Alam (Mapala Stacia UMJ).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Reza sebagai salah satu senior mementori kegiatan pendakian ini, mereka yang didampingi adalah Lesti, Nazwa, Nopi, Habibi serta Azul dari anggota muda Mapala Stacia UMJ.

Gunung Sindoro terletak berdampingan dengan Gunung Sumbing, disekitarnya ada Merapi dan Merbabu.

Jika kita ingin mencapai Sindoro bisa melalui berbagai jalur seperti dari Temanggung (misalnya melalui Kledung atau Parakan) maupun dari Wonosobo, ungkap Reza. Beliau merupakan aktivis lingkungan yang konsen di Konservasi tanaman Anggur.

Gunung yang tinggi dan dingin dilalui beberapa anggota muda Mapala Stacia UMJ, semoga mereka ke depan lebih berani dan kuat menghadapi tantangan zaman, kelakar Reza.

Gunung Sindoro termasuk Gunung di atas ketinggian 3000 MDPL, biasanya rekan rekan Pecinta Alam tidak hanya mendaki gunung Sindoro, mereka mengistilahkannya Triple S (Sumbing, Sindoro dan Slamet).
Tinggi Gunung Sindoro 3.153 MDPL.

Meski demikian Lesti tetap mampu sampai di puncak, Lesti banyak diamnya, tapi kuat, sama seperti Nopi, ungkap Tasol salah satu senior Mapala Stacia UMJ, lain halnya dengan Nazwa yang lebih komunikatif. Sementara Azul dan Habibi yang selalu ada cerita dari mereka karena keceriaannya, ungkap Tasol.

Yang paling diingat Rezabwaktu perjalanan dari base camp pos 2, tim memilih untuk tidak naik ojeg. Ini penting, agar stamina bisa diajak adaptasi, banyak orang naik ojeg tapi malah ngedorop di atas. Itu nggak bagus karena proses aklimatisasi kurang sempurna, tutup Reza.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Bang Anim Dorong Pendirian SMP Negeri di Jatiraden
Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Buka Lapangan Pekerjaan untuk Masyarakat Sekitar
DPRD Kota Bekasi Dorong Penguatan Koperasi untuk Memajukan UMKM Lokal
DPRD Kota Bekasi Soroti Kendala Teknis Administratif Pembangunan Tanggul Perumahan PML
DPRD Dorong Bapenda Kota Bekasi Masif Sisir WP Potensial
DPRD Bekasi Desak Percepatan Pembebasan Lahan PSN PLTSa Sumurbatu
DPRD Kota Bekasi Minta Perbaikan Jalur Mudik Tak Tunggu H-7
DPRD Sebut Warga Kota Bekasi Masih Memerlukan Pembangunan Infrastruktur

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:59 WIB

Bang Anim Dorong Pendirian SMP Negeri di Jatiraden

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:56 WIB

DPRD Kota Bekasi Dorong Penguatan Koperasi untuk Memajukan UMKM Lokal

Selasa, 3 Maret 2026 - 14:50 WIB

DPRD Kota Bekasi Soroti Kendala Teknis Administratif Pembangunan Tanggul Perumahan PML

Senin, 2 Maret 2026 - 14:01 WIB

DPRD Dorong Bapenda Kota Bekasi Masif Sisir WP Potensial

Senin, 2 Maret 2026 - 14:00 WIB

DPRD Bekasi Desak Percepatan Pembebasan Lahan PSN PLTSa Sumurbatu

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Bang Anim Dorong Pendirian SMP Negeri di Jatiraden

Rabu, 4 Mar 2026 - 15:59 WIB

PEMERINTAHAN

DPRD Minta Pemkot Bekasi Permudah Usulan Dana Hibah Keagamaan

Rabu, 4 Mar 2026 - 15:56 WIB

Tak Berkategori

DPRD Kota Bekasi Terima Banyak Keluhan Warga Soal Layanan Persampahan

Rabu, 4 Mar 2026 - 15:04 WIB

PEMERINTAHAN

DPRD Dorong Transparansi Proyek Wisata Air Kalimalang

Rabu, 4 Mar 2026 - 15:02 WIB