KanalNasional.com | Camat Pondok Aren, H. Hendra, S.H., mengungkapkan harapannya dari hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) untuk Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) tahun 2026. Acara ini berlangsung di Aula Kecamatan Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, pada Rabu (5/2/2025) pukul 13.00 WIB.
Musrenbang dihadiri oleh anggota DPRD Kota Tangsel dari dapil Pondok Aren, seperti Rachmat Hidayat, Mustopa MA, dan H.M. Yusuf Lc. Dalam kesempatan tersebut, Hendra menegaskan bahwa Musrenbang merupakan agenda rutin yang dilakukan di awal tahun guna menampung aspirasi masyarakat demi pembangunan ke depan.
“Penyelenggaraan Musrenbang ini adalah agenda tahunan yang harus dilaksanakan dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah Kota Tangerang Selatan tahun 2026,” ujarnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Musrenbang tahun ini mengalami perubahan dalam sistem pelaksanaannya, terutama terkait alokasi pagu indikatif yang langsung diberikan ke tingkat kelurahan. Jika sebelumnya alokasi berada di kecamatan, kini masing-masing kelurahan mendapat pagu indikatif tambahan.
“Tahun ini, setiap kelurahan mendapatkan pagu indikatif kurang lebih Rp500 juta sampai Rp600 juta,” jelas Hendra.
Kelurahan Parigi Baru mendapatkan alokasi Rp2,4 miliar, Pondok Kacang Barat Rp2,7 miliar, Pondok Kacang Timur Rp2,6 miliar, Parigi Rp2,8 miliar, Pondok Pucung Rp2,8 miliar, Pondok Jaya Rp2,3 miliar, Pondok Aren Rp2,7 miliar, Jurangmangu Barat Rp2,7 miliar, Jurangmangu Timur Rp2,8 miliar, Pondok Karya Rp2,6 miliar, dan Pondok Betung mendapatkan pagu indikatif tertinggi sebesar Rp3 miliar.
Wakil Wali Kota Tangsel, Pilar Saga Ichsan, turut hadir dalam acara tersebut dan memberikan pesan kepada para lurah serta tokoh masyarakat untuk menampung dan mempertimbangkan berbagai program strategis yang diusulkan oleh masyarakat.
“Banyak sekali program dari masyarakat yang harus kita tampung dan pikirkan, mulai dari infrastruktur, pendidikan, kesehatan, banjir, kemacetan, bedah rumah, hingga penerangan jalan umum,” ucap Pilar.
Salah satu prioritas utama dalam Musrenbang kali ini adalah penanganan banjir. Kecamatan Pondok Aren disebut memiliki lebih banyak titik rawan banjir dibanding kecamatan lain di Tangsel. Pemkot Tangsel telah membangun tandon air, drainase, dan titik long storage untuk mengatasi permasalahan ini, dan program tersebut akan terus berlanjut.
Selain itu, pada tahun 2025, Pemkot Tangsel juga akan merevitalisasi sekitar 512 unit rumah tidak layak huni (RTLH), termasuk di beberapa kawasan Kecamatan Pondok Aren.
Pilar juga menyoroti pentingnya dukungan bagi UMKM sebagai upaya menggerakkan ekonomi masyarakat. Dengan dibangunnya Alun-alun Pondok Aren, diharapkan geliat perekonomian di wilayah ini semakin meningkat.
“Saya yakin UMKM di Pondok Aren ini potensinya luar biasa. Dengan adanya Alun-alun Pondok Aren yang dibangun tahun lalu, kita melihat bahwa perekonomian masyarakat tumbuh, dan ini harus terus kita dorong,” tutup Pilar. (Adv)
















