Perbaiki Turap Kali Salak Tanpa Papan Proyek: Proyek DSDABMBK Tangsel, Duitnya dari Siapa?

Kamis, 10 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | TANGERANG SELATAN – Pekerjaan perbaikan turap Kali Salak di Kp. Keranggan RT 08 RW 03, dekat Resto Lubana Sengkol, dikerjakan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan.

Tapi sampai pekerjaan berjalan, satu hal mendasar justru tidak ada: papan proyek.

Tanpa papan informasi, warga bertanya-tanya. Ini proyek pemerintah? Proyek CSR? Atau ada “orang kuat” yang membiayai?

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Seharusnya setiap kegiatan yang menggunakan anggaran negara wajib memasang papan proyek. Di situ tertera sumber anggaran, nilai kontrak, pelaksana, dan waktu pengerjaan. Tujuannya jelas: transparansi dan pengawasan publik.

Kenyataannya di lapangan, tidak ada. Yang terlihat hanya matrial pasir, batu kali, semen dan pekerja dengan kaos merah bertulis SDA.

“Ini kali umum, dikerjakan dinas. Tapi kok nggak ada papan proyeknya? Yang modalin siapa? Lubana atau Pemkot? Warga berhak tahu,” ujar salah seorang warga sekitar.

Lokasi yang bersebelahan langsung dengan resto Lubana Sengkol juga memicu spekulasi. Warga menduga ada keterlibatan pihak swasta dalam pembiayaan.

DSDABMBK Tangsel Wajib Jelaskan

Ketidakhadiran papan proyek bukan perkara sepele. Ini menyangkut akuntabilitas penggunaan uang rakyat. Jika memang anggaran dari APBD Tangsel, maka Dinas SDABMBK harus bisa menunjukkan dokumennya. Jika dari CSR atau pihak ketiga, mekanismenya juga harus jelas.

Sampai berita ini ditulis, belum ada klarifikasi resmi dari Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi Kota Tangerang Selatan terkait proyek turap Kali Salak di Keranggan tersebut.

Warga hanya ingin satu hal: kepastian. Bahwa perbaikan turap memang untuk kepentingan umum, dikerjakan dengan anggaran yang jelas, dan bisa diawasi bersama.

Jangan sampai di ujung kali ada perbaikan turap, tapi di hulu kepercayaan publik justru runtuh karena gelap informasi. (Red)

Berita Terkait

Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos
Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M
Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab
3.442 PPPK Paruh Waktu Kota Bekasi Minta Ketua DPRD Kawal Peralihan ke Penuh Waktu
Peringati Hari Lansia Sedunia, Hasto Kristiyanto: Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan
PTSL 2019 Masih Nunggak: Ledy Minta Camat dan Lurah Jemput Bola
LHP BPK Beberkan, Utang Volume Rp2,8 Miliar Proyek Jalan PU Bogor Masih Nunggak

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:50 WIB

3.442 PPPK Paruh Waktu Kota Bekasi Minta Ketua DPRD Kawal Peralihan ke Penuh Waktu

Berita Terbaru