KanalNasional.com, Kota Bekasi – Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa perhatian terhadap lanjut usia (lansia) tidak boleh sekadar menjadi program seremonial. Menurutnya, keberadaan lansia harus menjadi bagian dari perhatian negara sekaligus gerakan kemanusiaan.
Pernyataan itu disampaikan Hasto saat menghadiri peringatan Hari Lansia Sedunia dan Kesehatan Mental di GOR Bang Yan Chandrabaga, Kota Bekasi.
Hasto menilai, lansia memiliki posisi penting karena menjadi penghubung antara generasi masa lalu dengan generasi yang akan datang. Karena itu, menurut dia, negara tidak boleh membiarkan para lansia menjalani masa tuanya tanpa perhatian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Tidak boleh ada satu lansia pun yang diabaikan oleh negara,” ujar Hasto kepada media, Kamis (1/10/2026).
Bagi DPP PDI Perjuangan di bawah arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri menempatkan kepedulian terhadap lansia sebagai bagian dari gerak kebudayaan.
Para kader partai juga didorong untuk turun langsung mengunjungi lansia serta mendorong kebijakan yang memberikan ruang bagi mereka untuk memperoleh pelayanan kesehatan dan bersosialisasi.
“Sehingga kader-kader partai juga akan ditugaskan untuk mengunjungi para lansia dan mendorong kebijakan-kebijakan yang berpihak kepada mereka agar mereka tidak sendirian,” ujarnya.
Hasto juga sempat berkomunikasi dengan salah satu kepala Sekolah Lansia, Chan Widyatno. Dia menyebut program tersebut akan didorong menjadi bagian dari kebijakan strategis kepala daerah dari PDI Perjuangan.
Menurut Hasto, Sekolah Lansia bukan hanya menjadi tempat berkumpul. Program tersebut dapat menjadi ruang komunikasi, sosialisasi, sekaligus mendukung pemeriksaan kesehatan bagi para lansia.
“Untuk memeriksa kesehatan semacam posyandu bagi lansia dan ini adalah jembatan yang sangat penting bagi masa lalu dan juga masa depan,” ujarnya.
Ketika ditanya apakah program tersebut menjadi bagian dari upaya mempertahankan arah gerak politik PDI Perjuangan di Kota Bekasi, Hasto menegaskan bahwa politik yang dimaksud partainya tidak semata-mata berkaitan dengan perebutan kekuasaan.
“Ya ini kan politik dengan kemanusiaan,” katanya.
Hasto mengatakan PDI Perjuangan memandang politik sebagai gagasan besar tentang kemanusiaan dan penerapan nilai-nilai Pancasila.
Menurut dia, perhatian terhadap lansia menjadi salah satu bentuk bagaimana politik diterjemahkan melalui kebijakan yang menyentuh kehidupan masyarakat.
Bagi Hasto, lansia bukan sekadar kelompok masyarakat yang membutuhkan pelayanan. Mereka juga dinilai memiliki peran penting sebagai bagian dari perjalanan antargenerasi.
“Para lansia itu adalah akar juga bagi seluruh rangkaian kehidupan,” tandasnya. (Rob)
















