Ronny Hermawan Dorong Solusi Kemacetan Jalan Agus Salim Bekasi

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pemkot Bekasi dan Pemprov Jawa Barat (Jabar) diminta untuk mencari solusi atas kemacetan di Jalan Agus Salim , Bekasi Timur, Kota Bekasi. Hal tersebut disampaikan Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat, Ronny Hermawan, Rabu (30/7/2025).

Menurutnya, kemacetan di Jalan Agus Salim sudah cukup parah terutama pada saat pagi hari. Mengingat sepanjang jalur tersebut berdiri banyak sekali sekolah.

Ia menambahkan, kemacetan yang terjadi setiap pagi hari sudah menjadi keresahan warga sekitar. Di mana warga menyampaikan keluhan tersebut secara langsung kepadanya pada saat menggelar reses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bahkan, kemacetan parah sempat terjadi pada awal tahun ajaran baru. Sebagai dampak dimajukannya jam masuk sekolah menjadi 6.30 WIB yang pada akhir direvisi.

“Kita minta Gubernur dan Wali Kota Bekasi bersama-sama mencarikan solusi kemacetan untuk Jalan Agus Salim. Sepanjang jalan ini penuh sekali sekolah dan macetnya minta ampun kasihan warga,” kata dia, Rabu (30/7/2025).

Ia juga mengatakan sejumlah solusi yang bisa diambil untuk menjawab persoalan tersebut. Mulai dari melakukan pelebaran jalan atau melakukan rekayasa lalu lintas di sepanjang jalan Agus Salim.

“Mungkin bisa jam masuk anak sekolah diatur agar tidak bentrok atau jalan dibuat satu arah pada jam macet. Bisa juga pelebaran jalan yang penting ada solusi,” ujarnya mengakhiri pembicaraan. (Advertorial)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait
MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:58 WIB

Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:50 WIB

MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:56 WIB

Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Berita Terbaru