Sejak 2018 Sertifikat PTSL Tak Kunjung Terbit, Warga Pamulang: Bingung Harus Ngadu Kemana?

Minggu, 12 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Warga Kelurahan Pamulang Barat, Kecamatan Pamulang Kota Tangerang Selatan mempertanyakan proses penerbitan sertifikat dalam program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) mereka yang tidak ada kabar ceritanya setelah lebih dari lima tahun menunggu.

Berdasarkan surat Lurah Pamulang Barat Nomor: 820/42/Kel.PB/VII/2020 kepada BPN Kota Tangsel perihal pemberitahuan dan permohonan. Ada 4 warga yang belum  menerima sertifikat PTSL atas nama Gow Tjin Liang sertifikat Nomor 14707, Iskandar sertifikat 11148, Suprihatin  sertifikat nomor 14306 dan Abdul Azis sertifikat nomor 12704.

Untuk mengkroscek daftar nama tersebut,  KanalNasional.com berhasil menemui salah satu warga Pamulang Barat bernama, Suprihatin di rumahnya. Warga RT02/01  itu pun membenarkan, bahwa hingga kini ia belum menerima sertifikat PTSL yang sudah di proses sejak 2018/2019 silam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebelumnya ia juga mengaku telah mendatangi Kantor BPN Kota Tangsel. Dan ia mendapatkan penjelasan bahwa sertifikat nomor tersebut telah diserahkan ke kelurahan. Namun saat ditanyakan ke pihak kelurahan setempat ternyata sertifikatnya tidak ada di kantor kelurahan alias belum jadi. Hal ini membuat Suprihatin jadi malah bingung harus mengadu kemana?

“Tanah saya sudah lima kali pengukuran tapi ngga ada kejelasannya. Saya jadi bingung,” kata Suprihatin, kepada KanalNasional.combaru-baru ini.

“Kalau memang ngga bisa di proses. Ya saya berharap berkasnya bisa saya ambil kembali. Jadi biar AJB saya pegang lagi,” tambahnya.

Saat meminta penjelasan kepada pihak Kelurahan Pamulang Barat agar penerbitan sertifikat bisa di proses kembali ia diminta untuk membuat surat laporan kehilangan.

“Saya disuruh membuat laporan kehilangan. Jadi malah tambah bingungkan Saya ngga pernah menghilangkan berkas-berkas surat tanah saya,” tambahnya.

Terpisah, Lurah Pamulang Barat, Mulyadi  menjelaskan soal sertifikat PTSL warga yang belum jadi. Ia pun telah meminta kepada pihak panitia kelurahan yang bertanggung jawab agar segera menyelesaikan persoalan tersebut.

“Saya sudah panggil kepanitiaan PTSL di kelurahan dan meminta segera diselesaikan ,” ujarnya.

Salah satu kepanitiaan yang ikut bertanggung jawab dalam hal PTSL di Kelurahan pamulang Barat, Sukarta HM, membenarkan masih ada warga di Pamulang Barat yang sertifikatnya PTSL nya belum terbit.

Sukarta mengatakan, sertifikat warga yang belum dicetak tersebut baru ada penomorannya dari BPN yang terkadang jadi miskomunikasi dibawah.

“Warga taunya sertifikat sudah dicetak. padahal BPN baru kasih penomorannya saja. Jadi ngga ada di kami. Kalau ada, pasti kita udah berikan,” ujarnya.

Dengan ada nya persoalan ini, Sukarta juga meminta kepada pihak BPN Tangsel untuk memberikan solusinya sehingga sertifikat warganya yang sudah lama diproses tersebut bisa diterbitkan.

“Iya, BPN harus berikan solusi kepada kami di kelurahan, jadi nanti kita mengikuti arahan BPN harus seperti apa langkahnya. Sehingga tidak punya beban ke warga yang sertifikatnya belum jadi,” pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, Sabtu, 11 Mei 2024, warga Pamulang Barat atas nama, Suprihatin masih belum dapat kejelasan akan proses penyelesaian PTSL atas tanahnya tersebut. (mln)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:45 WIB

Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB