Silaturahmi YDBM ke DKP3 Tangsel, Konsultasi Program Ketahanan Pangan

Senin, 20 Maret 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Yayasan Dharma Bangsa Mandiri (YDBM) diwakili Ketua Cabang Rumah Mandirikan Bangsa (RMB) Tangsel Yusuf Maulana didampingi Ketua Divisi Sosial Budaya YDBM Likka Nur Rela dan Saadiah sebagai Relawan YDBM menyambangi Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan (DKP3) Pemkot Tangsel. Kunjungan tersebut langsung diterima oleh Kepala DKP3 Tangsel Yepi Suherman diruangannya, pada Senin (20/3).

Dalam kunjungannya perwakilan YDBM menyampaikan Program Tani Rumahan untuk Pangan (TaRuP) dengan konsep Urban Farming.

“izin pak kami dari ydbm bermaksud koordinasi sekaligus minta arahan perihal rencana kami mengerjakan program TaRuP di RMB Tangsel,” kata Yusuf saat menyapaikan program.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dukungan masyarakat Keranggan dalam program RW Mantap Tangerang Selatan, dengan menanam cabe.

Yepi mengatakan konsep YDBM sejalan dengan apa yang ada di wilayah Tangsel yakni program RW Mantap (Mandiri Ketahanan Pangan) di seluruh kecamatan di Kota Tangsel. Rencananya pelaksanaan program ini akan diwujudkan pada tahun 2023.

“Bagus dek programnya cocok dengan program kita yang baru berjalan tahun ini. Yaitu RW Mantap,” ucap Yepi setelah mendengarkan paparan dari tim YDBM.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa program ini merupakan bentuk upaya pemerintah dalam rangka memenuhi kebutuhan pangan di Kota Tangsel.

”Selain itu juga menggali potensi daerah di bidang komoditas, juga sebagai peningkatan daya ketahanan pangan di tengah masyarakat” ujarnya.

Yang menjadi prioritas ini, tambah Yepi, tidak perlu terlalu sulit, mulai dari yang simpel seperti menanam cabai di polibag, dengan masing-masing rumah 2 pohon saja.

Melalui komunitas yang sudah biasa bergerak, bisa juga pakai sistem seperti bank sampah. Jadi dari hasil yang di tanam bisa dipetik dan diserahkan lalu nanti dicatat dibuku yang kemudian diakhir bulan jika memang sudah terkumpul 1kg bisa di uangkan. Lumayan jika 1kg 50 ribu saja dari 2 pohon dalam satu rumah.

“Itu kalau sudah jalan sistemnya bisa jadi daerah mandiri, misal ada satu RW yang disetiap rumah menanam 2 pohon cabai. Setelah 3 bulan mulai terlihat hasilnya lalu panen bertahap, dalam sebulan bisa 1kg cabai yang di panen dari 2 pohon dengan harga 50 ribu per kilo, coba kali aja 100 rumah sudah 5 juta yang di dapat di 1 RW,” terang Yepi.

“Kalau sudah besar dan berkembang bisa menjadi kawasan edu wisata dan menjadi nilai ekonomis bagi warga, ” tutupnya. (ym)

Berita Terkait

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Berita Terkait

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:49 WIB

Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB