Urus PTSL Berkasnya Entah Dimana, Warga : Kok Bisa? Kantor BPN Tangsel Jelaskan Ini

Rabu, 15 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Warga RT02 RW01 Kelurahan Pamulang Barat Kecamatan Pamulang, Kota Tangsel bernama Suprihatin(55) tidak tahu lagi sejauh mana proses penerbitan sertifikat PTSL untuk tanahnya seluas 48 meter persegi yang pernah diurusnya sejak 2018/2019 silam.

Padahal, di dalam surat Lurah Pamulang Barat Nomor:820/42/kel.PB/VII/2020 kepada BPN Tangsel perihal pemberitahuan dan permohonan. Dimana pada surat tersebut dituliskan nama dirinya dengan nomor sertifikat 14306. Namun hingga kini, belum ada kejelasan sama sekali dimana sertifikat PTSL itu berada.

Kesalnya lagi, Suprihatin mengaku sudah  mengeluarkan uang jutaan rupiah untuk mengurus tapi hasilnya tidak ada. Selain itu, sepengetahuannya, diatas tanah miliknya juga telah dilakukan lima kali pengukuran. Sehingga harus mengeluarkan biaya lagi tiap kali pengukuran.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepada media ini, ia juga mengaku baru-baru ini, kembali diminta oknum tertentu dari Kantor BPN Tangsel uang sebesar Rp 1 juta untuk biaya pencarian kembali berkas di Kantor BPN Tangsel. Hal ini, tentu membuatnya semakin bingung, sebenarnya dikemanakan berkas AJB asli yang ia sudah serahkan selama ini?

Atas kasus yang menimpa warga Pamulang Barat tersebut, Kantor ATR/BPN Kota Tangsel  melalui Kasubag TU, Evita Nur Elisa saat dikonfirmasi KanalNasional.com menjelaskan bahwa, pihaknya berjanji akan mengecek kembali kelengkapan berkas yang ada, milik Suprihatin.

Terkait penomoran sertifikat yang sudah diberikan namun fisik sertifikat belum diterima, ia juga akan melakukan pengecekan. Dikatakan, penyelesaian sertipikat PTSL warga terkadang terkendala oleh Satgas PTSL yang berpindah tugas keluar Tangsel.

“Tapi kita juga buka Posko pengaduan PTSL. Dengan berbagai macam cara kita berusaha untuk menghubungi Satgasnya meski pun mereka sudah pindah tugas. Meski harus ke Serang atau Sukabumi dulu tetap kita lakukan. Karena memang ada beberapa yang belum bisa menerima sertifikat disebabkan belum memenuhi atau melengkapi persyaratannya,” ujarnya.

Sertifikat yang belum terbit, sambung Elvita kemungkinan  bisa juga terkendala kelengkapan persyaratan dokumen  asli yang harus diserahkan masih belum lengkap.

“Kita juga bisa menerima pengaduan warga melalui berbagai fasilitas yang disiapkan. Bisa lewat posko, WhatsApp, atau melalui surat, Sultan Tangsel, pengaduan lapor. Nanti akan jadi prioritas untuk ditindak lanjuti.

“Kami berusaha semaksimal mungkin untuk menyelesaikannya. Kita juga akan lapor ke pimpinan untuk arahan-arahannya,”  tambahnya.

Evita menegaskan bahwa, mengurus sertipikat PTSL itu tidak berbayar kecuali biaya sekira Rp 150 ribu sesuai dengan ketentuan diantaranya untuk pembelian materai.(mln)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:45 WIB

Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB