25.000 Brimob Disiapkan dalam Pengamanan Pemilihan Suara Pemilu 2024

Rabu, 7 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

25.000 personel Brimob yang tergabung Operasi Mantap Brata untuk mengamankan Pemilu 2024

25.000 personel Brimob yang tergabung Operasi Mantap Brata untuk mengamankan Pemilu 2024

KanalNasional.com | Polri melaksanakan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Pengamanan Pemilu dan Pemeliharaan Keamanan Ketertiban Masyarakat 2024. Upacara berlangsung di Lapangan Singa Lodaya Sat Brimob Korbrimob, Cikeas, Bogor, Rabu (7/2/2024).

Polri mengerahkan sebanyak 25.000 personel Brimob yang tergabung Operasi Mantap Brata 2023-2024 untuk mengamankan Pemilu 2024. Tugas utama mereka adalah menjaga ketertiban pada saat hari pemilihan dan perhitungan suara.

Kepala Baharkam Polri sekaligus Ka Ops Mantap Brata 2023-2024, Komjen Pol Fadil Imran mengatakan pasukan pengamanan terdiri dari Brimob Nusantara dan Sabhara Nusantara.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Fadil mengungkapkan, para personel dilengkapi dengan kualifikasi khusus seperti pasukan anti huruhara, pasukan SAR, pasukan drone, pasukan respon cepat, anti anarkis, dan penjinak bom.

“Sekitar 25 ribu Brimob seluruh Indonesia, jadi ada Brimob Nusantara, Dalmas Nusantara dari Sabhara yang kami siapkan,” ujar Fadil pada apel gelar pasukan dalam rangka pengamanan Pemilu 2024 Harkamtibmas di Pusat Latihan Brimob, Cikeas, Jawa Barat, Rabu (7/2/2024).

Selain personel Brimob tingkat Mabes Polri, Polri juga menyiapkan Brimob di setiap polda dan Sabhara dengan total jumlah sekitar 4.500 personel di seluruh Indonesia. Selain itu, Korps Brimob juga menyiapkan sejumlah 3.500 personel dalam Satgas operasi kontijensi.

Polri telah menyiapkan tiga operasi dalam pengamanan Pemilu 2024, yaitu Operasi Mantap Brata, Operasi NCS Polri, dan Operasi Kontijensi. Operasi kontijensi disiapkan untuk menghadapi gangguan seperti kamtibmas, bencana alam, terorisme, dan konflik sosial.

Fadil menambahkan Polri hadir dengan langkah-langkah preemtif dan preventif, dengan pendekatan humanis sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, untuk menjaga situasi tetap damai dan terkendali.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Berita Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:58 WIB

Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 18:56 WIB

Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:14 WIB

9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal

Berita Terbaru