Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan

Jumat, 7 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | BOGOR – Proyek pembangunan Kantor Kecamatan Gunungsindur, Kabupaten Bogor, dengan nilai anggaran sekitar Rp12 miliar menjadi sorotan masyarakat. Proyek yang bersumber dari APBD Kabupaten Bogor Tahun Anggaran 2026 itu dinilai tidak transparan karena belum memasang papan informasi proyek (plang proyek) di lokasi pekerjaan.

Selain tidak adanya papan informasi, area proyek juga disebut tertutup sehingga masyarakat kesulitan mengetahui informasi mengenai pelaksanaan pembangunan tersebut.

Tokoh masyarakat Gunungsindur, Namar Soemantri, mempertanyakan tidak dipasangnya papan informasi proyek oleh pelaksana pekerjaan. Menurutnya, keberadaan plang proyek merupakan bagian dari keterbukaan informasi publik sekaligus sarana agar masyarakat dapat ikut mengawasi jalannya pembangunan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Bagaimana warga mau mengawasi kalau plang proyeknya tidak ada. Pengawasan itu bukan hanya dari pemerintah, tetapi juga dari masyarakat,” ujar mantan Kepala Desa Rawakalong tersebut kepada Media, Jumat (7/8/2026).

Namar menjelaskan, papan informasi proyek memuat berbagai informasi penting, seperti nilai anggaran, sumber pendanaan, waktu pelaksanaan, hingga nama kontraktor pelaksana. Dengan adanya informasi tersebut, masyarakat dapat mengetahui perkembangan pembangunan dan waktu penyelesaiannya.

“Kalau tidak ada plang proyek, bagaimana masyarakat tahu kapan proyek tersebut selesai dan bisa digunakan untuk melayani masyarakat,” katanya.

Ia menyayangkan proyek pembangunan gedung pemerintahan yang dibiayai menggunakan anggaran daerah justru tidak memberikan informasi yang terbuka kepada publik.

“Sekali lagi, bila benar tidak ada papan informasi, hal itu sangat disayangkan,” tegasnya.

Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak pelaksana proyek maupun instansi terkait mengenai alasan belum dipasangnya papan informasi proyek di lokasi pembangunan Kantor Kecamatan Gunungsindur. (Red)

Berita Terkait

Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022
Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan
Bangli Saung Kuliner di Bibir Sungai Cisadane Belum Ditertibkan, Camat Ciseeng Sebut Masih Tunggu Proses Administrasi
Pilar Saga: Posyandu Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu, Dorong Cegah Stunting hingga Perkuat Pelayanan Masyarakat
Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Bulan Bakti Pramuka 2026, Benyamin Perkenalkan Prasiaga sebagai Pondasi Generasi Unggul
Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Informasi Publik Berbasis Digital, AI Helita Jadi Inovasi Unggulan
Marlyn Maisarah Perjuangkan 6.000 Unit BSPS untuk Warga Bogor, Ciseeng Kebagian 33 Rumah

Berita Terkait

Jumat, 7 Agustus 2026 - 22:09 WIB

Satu Lagi Mobil Dinas Sosial Tangsel Terpantau Tidak Bayar Pajak Sejak 2022

Jumat, 7 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Proyek Kantor Kecamatan Gunungsindur Rp12 Miliar Disorot, Dinilai Tidak Transparan

Jumat, 7 Agustus 2026 - 19:54 WIB

Parkir Pasar Ciputat Dikelola Dua Wilayah, Kab Tangerang dan Kota Tangerang Selatan

Kamis, 6 Agustus 2026 - 07:57 WIB

Bangli Saung Kuliner di Bibir Sungai Cisadane Belum Ditertibkan, Camat Ciseeng Sebut Masih Tunggu Proses Administrasi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 20:39 WIB

Pilar Saga: Posyandu Tangsel Bertransformasi Jadi Pusat Layanan Terpadu, Dorong Cegah Stunting hingga Perkuat Pelayanan Masyarakat

Berita Terbaru