KanalNasional.com | Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tangerang Selatan berlangsung meriah dan penuh semangat, Senin (17/8). Sebelum mengikuti upacara di Lapangan Yonkav 9, Serpong Utara, Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie bersama Wakil Wali Kota Pilar Saga Ichsan dan jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menaiki kendaraan tempur tank menuju lokasi upacara.
Momen tersebut langsung menyita perhatian masyarakat. Sepanjang perjalanan, anak-anak sekolah dan warga yang berdiri di pinggir jalan tampak antusias melambaikan tangan kepada rombongan. Teriakan “Merdeka!” berkali-kali menggema, menambah semarak suasana peringatan hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.
Setibanya di Lapangan Yonkav 9, Benyamin Davnie bertindak sebagai inspektur upacara. Menurutnya, peringatan kemerdekaan bukan sekadar mengenang jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan pembangunan yang membawa manfaat bagi masyarakat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Baca Juga : Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Benyamin mengaku pengalaman menaiki tank menuju lokasi upacara menjadi momen yang sangat berkesan. Bahkan, tahun ini merupakan kali kedua dirinya merasakan sensasi menaiki kendaraan tempur utama milik TNI tersebut.
“Wah luar biasa, ini tahun kedua peringatan naik tank. Pengalaman yang sangat mengesankan dan tidak akan terlupakan,” ujarnya.
Selama perjalanan, Benyamin juga berdiskusi dengan Komandan Batalyon Kavaleri 9 mengenai fungsi dan peran tank sebagai alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI. Percakapan itu, kata dia, membuat perjalanan terasa semakin menarik.
“Di atas tank kami banyak bercerita. Saya jadi tahu lebih banyak tentang kendaraan tempur utama TNI. Saya saja sudah sangat antusias, apalagi anak-anak yang melihatnya pasti lebih senang lagi,” katanya.
Di balik kemeriahan peringatan HUT RI, Benyamin menegaskan bahwa makna kemerdekaan sesungguhnya harus diwujudkan melalui pembangunan yang mampu menghadirkan masyarakat yang berdaulat, adil, dan makmur.
Menurutnya, kedaulatan tidak hanya berbicara soal pertahanan negara, tetapi juga mencakup berbagai sektor penting, seperti ekonomi, budaya, pendidikan, dan kesehatan.
“Secara nasional kita harus berdaulat dalam bidang ekonomi, budaya, pendidikan, hingga kesehatan,” tuturnya.

Ia menilai pemerintah bersama masyarakat harus mampu mengoptimalkan seluruh potensi daerah agar dapat berdiri dan berkembang dengan kekuatan sendiri.
“Berdaulatlah kita dengan seberdaya yang kita miliki. Semua potensi yang ada harus dimaksimalkan untuk membangun ekonomi, budaya, dan pendidikan,” jelasnya.
Selain kedaulatan, Benyamin juga menyoroti pentingnya menghadirkan keadilan dalam pembangunan. Menurutnya, keadilan bukan berarti setiap orang memperoleh bagian yang sama, melainkan mendapatkan hak sesuai proporsi dan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga : Pemkot Tangsel Perkuat Layanan Informasi Publik Berbasis Digital, AI Helita Jadi Inovasi Unggulan
Sementara itu, kemakmuran masyarakat tetap menjadi tujuan utama pembangunan di Kota Tangerang Selatan. Pemerintah Kota Tangsel, kata Benyamin, terus berupaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui berbagai program pembangunan yang didukung sinergi dengan dunia usaha dan masyarakat.
“Walaupun dengan segala keterbatasan, pemerintah kota akan terus mendorong kesejahteraan masyarakat. Dengan kolaborasi pemerintah, pelaku usaha, swasta, dan masyarakat, insyaallah kemakmuran itu bisa kita wujudkan bersama,” pungkasnya. (Adv)
















