Hari Guru Nasional, Kemendikbudristek Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan

Minggu, 26 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Joko Widodo memberikan pidato di Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 25 November 2023

Presiden Joko Widodo memberikan pidato di Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-78 Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) dan Hari Guru Nasional (HGN) Tahun 2023 di Britama Arena, Kelapa Gading, Jakarta Utara, Sabtu, 25 November 2023

KanalNasional.com | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) di peringatan Hari Guru Nasional (HGN), melalui Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani memberikan penghargaan kepada guru dan tenaga kependidikan di Indonesia.

Melalui kegiatan Apresiasi Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) Tahun 2023, tema Bergerak Bersama Rayakan Merdeka Belajar dipilih dan menjadi bagian dari peringatan HGN 2023.

“Kami berharap kegiatan Apresiasi GTK 2023 ini dapat menginspirasi para guru dan tenaga kependidikan lainnya untuk terus belajar, berbagi, serta menciptakan praktik-praktik baik demi tercapainya pembelajaran yang berpusat pada murid,” kata Nunuk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penghargaan ini terdiri dari empat kategori, yaitu GTK Inovatif, GTK Dedikatif, GTK Inspiratif, dan Terima Kasih Guruku. Khusus untuk kategori GTK Inovatif dan GTK Dedikatif, pelaksanaannya dilakukan secara berjenjang yaitu dimulai dari tingkat provinsi kemudian dilanjutkan ke tingkat pusat, sedangkan peserta terbaik di tingkat nasional menerima penghargaan dari Ditjen GTK.

Menurut Dirjen GTK, penghargaan ini merupakan bukti komitmen pemerintah kepada para guru di Indonesia untuk menjadi inovator pendidikan berbekal keterampilan dan kreativitas yang mumpuni guna menciptakan pembelajaran yang berpihak kepada anak secara aman dan menyenangkan.

Adapun yang akan mendapatkan Apresiasi GTK Tahun 2023 terdiri dari Guru, Pendidik PAUD, Kepala Sekolah, Pengawas Sekolah, Penilik, Tenaga Administrasi Sekolah, Tenaga Laboratorium Sekolah, Tenaga Perpustakaan Sekolah, Kepala Satuan PAUD, Pamong Belajar, dan Guru Pembimbing Khusus.

Para guru dan tenaga kependidikan yang mengikuti penghargaan ini mengirimkan bukti karya mereka melalui Platform Merdeka Mengajar pada awal Oktober lalu dan kemudian mengikuti beberapa proses seleksi hingga pertengahan November 2023.

Terdapat 734 penerima penghargaan Apresiasi GTK Tahun 2023 dengan rincian yaitu 44 pemenang untuk kategori GTK Inspiratif, 8 pemenang kategori Terima Kasih Guruku, serta 682 pemenang untuk kategori GTK Inovatif dan GTK Dedikatif.

Guru SD Negeri Kayumpia, Sigi, Sulawesi Tengah, Kuswanto, mengungkapkan kebahagiaannya karena Kemendikbudristek memberikan Apresiasi kepada guru dan tenaga kependidikan.

“Apresiasi GTK 2023 ini sangat luar biasa. Saya bersyukur bisa lolos di tingkat Provinsi dan di tingkat Nasional saya bisa bertemu dengan teman-teman seperjuangan. Saya merasa pemerintah baik (kepada guru) dan bisa menghargai perjuangan kami. Saya harap Apresiasi GTK bisa terus dilakukan agar guru-guru dedikatif diapresiasi,” tuturnya.

Kuswanto merupakan guru di daerah 3T. Dia kesulitan dengan sarana prasarana yang ada, namun sangat terbantu dengan adanya kebijakan Merdeka Belajar.

“Dengan Platfom Merdeka Mengajar, saya sebagai guru, dapat mengoptimalkan kemampuan sebagai fasilitator dan mediator di kelas yang mengupayakan proses pembelajaran berpusat pada murid,” ucap Kuswanto.

Kebijakan Merdeka Belajar, kata dia, sangat relevan dengan kondisi yang dihadapinya sebagai guru. Untuk peserta didik yang belum bisa membaca dan menulis, Kuswanto lebih dulu menerapkan asesmen kompetensi kepada siswa.

“Saya tidak memaksakan yang saya mau kepada murid, tapi saya memberikan peluang kepada murid-murid untuk mendapatkan pembelajaran secara kinestetik, visual, maupun audio visual,” ujar Kuswanto.

Guru TK Negeri Baob, Timor Tengah Selatan, NTT, Indri Kristiana, mengatakan bahwa Kurikulum Merdeka tak hanya membantunya sebagai guru, tetapi juga relevan dengan peserta didik.

“Kurikulum Merdeka mempermudah guru dalam memberikan pelayanan bagi anak usia dini sesuai dengan aspek kebutuhan anak,” lanjutnya. “Semoga Kebijakan Merdeka Belajar terus menerus dibumikan sehingga perubahan bisa dirasakan secara merata, kita yang di desa bisa turut merasakan dampak Kurikulum Merdeka.”

Indri mengatakan bahwa sebagai guru ia sangat mendukung program Apresiasi GTK 2023.

“Sangat luar biasa. Saya banyak mendapatkan pembelajaran mulai dari berkenalan dengan guru-guru hebat di seluruh Indonesia, bisa saling berbagi terkait dengan aksi-aksi nyata yang sudah kami buat di sekolah masing-masing. Kami para guru PAUD bisa menginspirasi satu sama lain,” pungkasnya.

Berita Terkait

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah
Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib
SPMB Tangsel 2026 Berjalan Lancar, Orang Tua Kini Bisa Pantau Peluang Lolos di Rumah Tanpa Harus ke Sekolah
Pemkot Tangsel Realisasikan Seragam Sekolah Gratis Tahun ini
Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait
Komisi IV DPRD Desak Pemkot Bekasi Terbitkan Perwali Soal Larangan Tahan Ijazah
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:56 WIB

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:57 WIB

Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib

Jumat, 3 Juli 2026 - 07:39 WIB

SPMB Tangsel 2026 Berjalan Lancar, Orang Tua Kini Bisa Pantau Peluang Lolos di Rumah Tanpa Harus ke Sekolah

Kamis, 2 Juli 2026 - 06:48 WIB

Pemkot Tangsel Realisasikan Seragam Sekolah Gratis Tahun ini

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:58 WIB

Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB