Inovasi Mahasiswa KKN UNDIP: Berdayakan Limbah Plastik Menjadi Paving Block

Sabtu, 17 Agustus 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proses Pencacahan Sampah Plastik

Proses Pencacahan Sampah Plastik

KanalNasional.com | Bligo – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Diponegoro (Undip) kembali berinovasi. Kali ini, mereka berhasil mengubah limbah plastik yang menumpuk menjadi paving block yang kuat dan tahan lama. Inovasi ini tidak hanya mengatasi masalah sampah plastik yang semakin menggunung, tetapi juga memberikan solusi ramah lingkungan untuk pembangunan infrastruktur di daerah Kelurahan Bligo Kec. Buaran, Kab. Pekalongan, Jawa Tengah, pada Sabtu 3 Agustus 2024.

Dengan memanfaatkan teknologi sederhana, mahasiswa KKN Undip berhasil mengolah limbah plastik menjadi bahan baku pembuatan paving block. Proses pengolahan yang dilakukan cukup mudah dan dapat ditiru oleh masyarakat. Selain itu, paving block yang dihasilkan memiliki kualitas yang tidak kalah dengan paving block konvensional.

Proses Pengolahan Limbah Plastik menjadi Paving Block

Dengan adanya inovasi ini, mahasiswa memacu masyarakat untuk mengoptimalkan kembali TPS3R Kelurahan Bligo dan masyarakat dapat memanfaatkan limbah plastik yang selama ini dianggap sebagai masalah menjadi produk yang bernilai ekonomis. Selain itu, penggunaan paving block dari sampah plastik juga dapat mengurangi biaya pembangunan infrastruktur. Melalui inovasi ini, mahasiswa Undip tidak hanya menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Inovasi ini diharapkan dapat menjadi keberlanjutan bagi masyarakat Kelurahan Bligo untuk peduli terhadap pengelolaan limbah plastik dan mampu mengubahnya menjadi barang dengan nilai jual untuk meningkatkan perekonomian masyarakat.

Harmoni Nursandilah, Mahasiswa KKN TIM II Universitas Diponegoro.

Berita Terkait

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode
Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M
Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan
Peringati Hari Lansia Sedunia, Hasto Kristiyanto: Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan
SISGITA Tangsel Dilirik 58 Daerah, Data Tanah dan Pajak Bakal Disatukan
Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?
PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17 WIB

Peringati Hari Lansia Sedunia, Hasto Kristiyanto: Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan

Selasa, 22 September 2026 - 09:09 WIB

SISGITA Tangsel Dilirik 58 Daerah, Data Tanah dan Pajak Bakal Disatukan

Berita Terbaru