Kadis PUPR Banten Mangkir Audiensi, JPMI Bongkar Dugaan Monopoli Proyek Jalan di Pandeglang

Rabu, 30 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Serang Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Banten mendadak menjadi sorotan setelah absen dari audiensi penting bersama Dewan Pimpinan Wilayah Jaringan Pemuda dan Mahasiswa Indonesia (DPW JPMI) Banten, Selasa (29/7/2025). Ketidakhadiran tersebut dinilai semakin mempertegas dugaan praktik monopoli dan kolusi dalam proyek infrastruktur di Kabupaten Pandeglang.

Audiensi yang dijadwalkan itu sejatinya menjadi panggung klarifikasi terkait dugaan kejanggalan dua proyek strategis: rehabilitasi Jalan Majau–Mekarwangi senilai Rp3,8 miliar dan proyek Cibingbin–Parungkokosan senilai lebih dari Rp1 miliar. Ironisnya, kedua proyek tersebut dikerjakan oleh rekanan yang sama, CV. Cakra Dua Bersama.

“Kami menduga kuat ada monopoli yang terorganisir rapi. Ketidakhadiran Kadis PUPR seolah membenarkan dugaan tersebut,” cetus Ahmad, perwakilan JPMI, dengan nada tegas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Entis Sumantri, Koordinator Wilayah JPMI Banten, menambahkan bahwa sikap tertutup Dinas PUPR mencederai semangat transparansi publik, terlebih proyek-proyek ini dikaitkan dengan program unggulan Pemprov Banten, Bangun Jalan Desa Sejahtera (Bang Andra).

“Program ini rawan diselewengkan bila pengawasannya lemah. Kami tidak ingin Bang Andra justru jadi ladang kepentingan oknum,” tegas Entis.

Tak hanya itu, Tayo, aktivis JPMI lainnya, secara satir menyindir slogan Dinas PUPR Banten yang dinilai hanya menjadi lips service.

“Dinas PUPR katanya ‘Ambil Peran’, tapi kenyataannya malah ‘Baperan’. Kalau Kadis terus bungkam, jangan salahkan kami kalau turun aksi di jalan,” ancam Tayo.

DPW JPMI Banten memastikan akan terus mengawal setiap rupiah anggaran infrastruktur agar benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, bukan dikangkangi oleh segelintir pihak. (Red)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:14 WIB

9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB