Komisi IX DPR Sebut Makan Bergizi Gratis Menjadi Budaya Sehat Sejak Dini

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Bekasi, Jawa Barat (25/2) – Sosialisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bersama mitra kerja kembali digelar di Perum Telaga Harapan, Telaga Murni, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Selasa (24/2). Kegiatan ini dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI, Obon Traboni, serta masyarakat setempat.

Dalam sambutannya, Obon menegaskan komitmen Komisi IX DPR RI untuk terus mendorong kebijakan serta alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan program MBG, khususnya di wilayah-wilayah yang masih rentan terhadap permasalahan gizi.

“Kami di Komisi IX DPR RI terus mendorong kebijakan dan alokasi anggaran yang tepat guna memperluas jangkauan program ini, terutama bagi wilayah-wilayah terpencil yang rentan terhadap permasalahan gizi,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga menekankan pentingnya sinergi lintas sektor, termasuk dengan kementerian pendidikan dan dinas sosial, agar anak-anak sekolah, balita, serta ibu hamil mendapatkan prioritas dalam pelaksanaan program.

Menurutnya, persoalan gizi seperti stunting dan malnutrisi masih menjadi tantangan besar yang harus diatasi secara bersama. Karena itu, Program MBG dipandang sebagai langkah konkret dalam mencegah dan menekan angka kekurangan gizi di Indonesia.

Obon menambahkan bahwa makan bergizi tidak hanya soal pemenuhan kebutuhan pangan, tetapi juga tentang membangun kebiasaan dan budaya hidup sehat sejak dini. “Makan bergizi tidak hanya soal makanan, tetapi juga menciptakan kebiasaan dan budaya sehat sejak dini. Dengan program ini, kita berharap dapat menanamkan pola pikir kepada anak-anak tentang pentingnya konsumsi makanan bergizi,” tuturnya.

Ia menegaskan, gizi yang cukup dan seimbang merupakan fondasi utama dalam menciptakan generasi yang sehat, cerdas, dan produktif menuju Indonesia Emas 2045. Kekurangan gizi, khususnya stunting, dapat berdampak pada pertumbuhan fisik, perkembangan otak, hingga kemampuan belajar anak yang pada akhirnya memengaruhi daya saing bangsa di masa depan.

Menutup kegiatan, Obon mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan program ini sebagai momentum bersama dalam membangun generasi yang lebih sehat dan kuat. Ia berharap setiap piring makanan bergizi yang diberikan kepada anak-anak menjadi investasi besar bagi masa depan Indonesia. (Red)

Berita Terkait

Kuat Bersama Rakyat! AHY dan Anton Kompak: TNI Bukan Cuma Tentara, Tapi Keluarga Bangsa
HUT ke-65 Pramuka Tangsel, Walikota Apresiasi 33 Pembina dan Tokoh Terima Penghargaan Karya Bakti hingga Pancawarsa
Panaskan Mesin Partai, Demokrat Gelar Dikpol di Karawang Jelang 2029
Sejarah Baru! Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026,Akhiri Penantian Panjang
25 Tahun Demokrat: Bukan Rayakan Ulang Tahun, Tapi Janji Baru untuk Rakyat
24 Jam Jadi Kapolri, Suyudi Ario Guncang Polri: 19 Kapolda Dicopot Sekaligus
Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos
Hatta Rajasa Dilantik Jadi Wakil Ketua Wantimpres, Anton: Amanah Besar Bantu Prabowo

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 09:36 WIB

Kuat Bersama Rakyat! AHY dan Anton Kompak: TNI Bukan Cuma Tentara, Tapi Keluarga Bangsa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:59 WIB

HUT ke-65 Pramuka Tangsel, Walikota Apresiasi 33 Pembina dan Tokoh Terima Penghargaan Karya Bakti hingga Pancawarsa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:01 WIB

Panaskan Mesin Partai, Demokrat Gelar Dikpol di Karawang Jelang 2029

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Sejarah Baru! Timnas Indonesia Juara ASEAN Cup 2026,Akhiri Penantian Panjang

Senin, 5 Oktober 2026 - 11:52 WIB

25 Tahun Demokrat: Bukan Rayakan Ulang Tahun, Tapi Janji Baru untuk Rakyat

Berita Terbaru