Komisi X: Menolak Tegas Rencana Penghentian Dana LPDP

Senin, 29 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pemerintah Indonesia yang akan mengalihkan alokasi anggaran Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) untuk kebutuhan pengembangan riset negara, dengan tegas Komisi X DPR RI melalui Ketua Komisinya Syaiful Huda, dalam rilisnya di website parlemen, di Jakarta, secara tegas menolak rencana tersebut.

“Kami menolak penghentian kucuran dana APBN untuk LPDP. Dalam pandangan kami justru kucuran dana untuk LPDP ditambah agar kuota mahasiswa penerima beasiswa dari program ini makin banyak,” kata Syaiful dilihat Senin (29/1/201).

Berdasarkan laporan yang dirinya terima, kuota penerima beasiswa LPDP di kisaran 9.000-10.000 mahasiswa dalam satu tahun. Setiap tahun, APBN dikucurkan sebesar Rp20 triliun untuk Dana Abadi Pendidikan. Di mana, dana tersebut digunakan untuk membiayai Program LPDP.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diketahui, kini Dana Abadi Pendidikan (DAP) telah terkumpul sebanyak Rp140 triliun dengan nilai manfaat per tahun digunakan untuk membiayai keperluan beasiswa pada kisaran Rp5 triliun. Mengetahui informasi tersebut, Huda lebih mendukung untuk menambah kuota penerima beasiswa LPDP.

Penambahan kuota ini, menurutnya, perlu diupayakan lantaran angka partisipasi kasar (APK) pendidikan tinggi di Indonesia hingga saat ini masih dinilai rendah jika dibandingkan dengan beberapa negara di ASEAN, seperti Singapura, Malaysia, Thailand, dan Vietnam. Badan Pusat Statistik melaporkan hanya ada 10,15 persen penduduk Indonesia yang mampu menamatkan pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

Ia menyebutkan, faktor tingginya biaya pendidikan perguruan tinggi adalah penyebab utama APK pendidikan tinggi di Indonesia rendah.

“Kami menilai pemerintah harus mulai memikirkan langkah terobosan untuk meningkatkan peluang bagi peserta didik Indonesia agar bisa melanjutkan ke jenjang perguruan tinggi. Bisa jadi dengan menggunakan manfaat dana abadi pendidikan,” pungkas Huda.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi
Miliki Ribuan Santri, Pesantren Online Pondok Sehat Malomo Hampir Dua Tahun Berjalan
Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan
Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi
Kolaborasi TK SD Budi Luhur dan Aksara, Hadirkan Kepedulian untuk Teman Tuli di Momen Ramadan
Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis
SDI Pembangunan Pamulang Gelar Funsantren Ramadhan, Wujudkan Mimpi Teman Tuli Mendengar Lagi
Ranny Fahd A. Rafiq Tekankan Pentingnya Edukasi Gizi dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 17:15 WIB

Sosialisasi Program MBG, DPR RI Tekankan Penguatan Pengawasan dan Kolaborasi

Jumat, 27 Maret 2026 - 11:58 WIB

Pemenuhan Gizi Sejak Dini Adalah Investasi Mahal untuk Masa Depan

Jumat, 13 Maret 2026 - 23:59 WIB

Bangun Generasi Sehat, Putih Sari Perkenalkan Program Makan Bergizi Gratis kepada Warga Bekasi

Kamis, 12 Maret 2026 - 20:16 WIB

Kolaborasi TK SD Budi Luhur dan Aksara, Hadirkan Kepedulian untuk Teman Tuli di Momen Ramadan

Selasa, 10 Maret 2026 - 15:36 WIB

Dana Hibah Rp100 Juta per RW di Kelurahan Harapan Mulya Disorot, Nilai Fantastis Laporan Minimalis

Berita Terbaru

Tak Berkategori

Lewat Program MBG Anak-Anak Indonesia Tumbuh Sehat dan Produktif

Kamis, 16 Apr 2026 - 21:24 WIB