Masyarakat Kandanghaur – Indramayu Menolak Keberadaan Genk Motor

Jumat, 19 Januari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Indramayu – Keberadaan geng motor di Kabupaten Indramayu, Jawa Barat, telah menjadi sumber kekhawatiran dan ketidaknyamanan bagi warga setempat.

Dalam upaya untuk menolak keberadaan mereka, warga bersama Polsek Kandanghaur jajaran Polres Indramayu Polda Jabar melakukan pemasangan spanduk penolakan di sejumlah lokasi di wilayah hukum Polsek Kandanghaur, Jumat (19/1/2024)

Kapolres Indramayu, Fahri Siregar melalui Kapolsek Kandanghaur, Surahmat, menjelaskan bahwa pemasangan spanduk ini merupakan inisiatif bersama untuk mengekspresikan penolakan terhadap keberadaan geng motor yang telah meresahkan masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Beberapa hari ini banyak masyarakat yang mengeluhkan dan resah dengan aksi geng motor,” ujar Kapolsek didampingi Kasi Humas Polres Indramayu, Saefullah.

Langkah ini diambil sebagai respons terhadap keluhan dan ketidaknyamanan yang dirasakan oleh masyarakat akibat aksi-aksi geng motor. Dengan pemasangan spanduk penolakan, diharapkan dapat memberikan pesan keras kepada anggota geng motor agar menghentikan perilaku meresahkan mereka.

“Kami ingin menunjukkan bahwa masyarakat dan Polisi bersatu dalam menolak keberadaan geng motor. Pemasangan spanduk ini adalah salah satu cara ekspresif untuk menyampaikan pesan kepada para pelaku agar berhenti melakukan kegiatan yang dapat merugikan dan meresahkan masyarakat,” tambah Kapolsek Kandanghaur, Surahmat.

Pemasangan spanduk penolakan ini diharapkan juga dapat menjadi dorongan bagi warga untuk lebih aktif melibatkan diri dalam upaya menjaga keamanan lingkungan. Kolaborasi antara masyarakat dan kepolisian diharapkan dapat menciptakan lingkungan yang lebih aman, nyaman, dan kondusif.

“Aksi ini adalah langkah awal untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari gangguan geng motor. Kami akan terus berkoordinasi dengan masyarakat untuk menjaga keamanan bersama,” pungkas Kapolsek Kandanghaur, Surahmat.

Berita Terkait

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan
MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf
Raih 2 Penghargaan Nasional, Pemkab Bogor Makin Serius Benahi Tata Kelola Desa
BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:49 WIB

Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:50 WIB

MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:02 WIB

Raih 2 Penghargaan Nasional, Pemkab Bogor Makin Serius Benahi Tata Kelola Desa

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB