Sempat Viral, Sopir Diamuk Massa di Depok

Minggu, 17 Maret 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Polres Metro Depok Iptu Made Budi mengkonfirmasi sebuah video viral di media sosial (medsos) yang menayangkan pengemudi mobil diamuk massa di Jalan Raya Sawangan, Pancoran Mas, Kota Depok (6/3/2024).

Diduga pemicu insiden tersebut karena mengemudi dalam kondisi mabuk dan ugal-ugalan.

Hal tersebut, dikonfirmasi langsung Kepala Urusan (Kaur) Humas Polres Metro Depok Made Budi yang mengatakan amukan massa berawal dari kejadian di Jalan Raya Margonda pada Sabtu (16/3/2024) sekitar pukul 01.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Semalam pengemudi melintas di Jalan Raya Margonda, mobil tersebut mengalami pecah ban depan sebelah kanan,” ujar Made saat dikonfirmasi.

Kendati mengalami pecah ban, lanjut Made, pengemudi tidak menghiraukan dan tetap melajukan kendaraannya dengan kencang memasuki Jalan raya Citayam. Hal itu diduga karena sopir dalam kondisi mabuk.

“Iya, minum alkohol, ga mengetahui ban mobilnya pecah,” jelas Made.

Pengemudi terus melaju mobilnya menuju Jalan Raya Sawangan. Namun sesampainya di Jalan Raya Sawangan, tepatnya depan Sate Abu Salim, kendaraan tersebut terhenti dan massa yang mengejar pengemudi tersebut langsung mendatanginya.

Massa berusaha meminta pengemudi untuk keluar dari dalam mobil, pengemudi sempat enggan untuk keluar. Akhirnya massa yang kesal berusaha merusak mobil tersebut

“Sebenarnya ini laka Tunggal, tapi karena pengemudi di bawah pengaruh alkohol dan mengebut sehingga memancing emosi massa,” tukasnya.

Berita Terkait

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan
MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf
Raih 2 Penghargaan Nasional, Pemkab Bogor Makin Serius Benahi Tata Kelola Desa
BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:49 WIB

Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:50 WIB

MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf

Selasa, 23 Juni 2026 - 20:02 WIB

Raih 2 Penghargaan Nasional, Pemkab Bogor Makin Serius Benahi Tata Kelola Desa

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB