Pemakaman Ranca Bulan di Tangsel Menyimpan Misteri Makam Tokoh Besar

Rabu, 26 Juli 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Tim dari Kanal Media melakukan penelusuran langsung ke Taman Pemakaman Ranca Bulan yang berlokasi di Kampung Koceak, Kelurahan Keranggan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan (Tangsel) pada Selasa (25/7).

Menurut informasi lokasi ini menjadi tujuan peziarah dari luar Tangsel. Masyarakat percaya bahwa di tempat pemakaman ini terdapat makam keramat tokoh besar yang misterius. Namun, hingga kini nama-nama tokoh tersebut masih menjadi mitos yang belum terungkap.

Penelusuran langsung ke Taman Pemakaman Ranca Bulan untuk menggali informasi mengenai kebenaran isu ini. Ustadz Syahril, pengurus makam di TPBU Ranca Bulan, membenarkan bahwa warga Kampung Koceak Keranggan meyakini adanya makam tokoh besar di tempat tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Informasi ini didasarkan pada keterangan sejumlah tokoh sejarawan Banten, termasuk Abuya Tohawi, adik dari ulama besar Abuya Uci Turtusi,” terang Syahril.

Meskipun banyak cerita yang beredar, Ustadz Syahril belum bersedia mengungkapkan identitas tokoh besar yang dimaksud. Salah satu versi menyebutkan bahwa rombongan Tubagus Buang dan Kiai Tapa terlibat dalam penyerangan pada zaman Sultan Ageng Tirtayasa pada abad ke-18. Sementara versi lain mengaitkan tokoh-tokoh tersebut dengan Kerajaan Mataram pada abad ke-16 hingga ke-17.

Taman Pemakaman Ranca Bulan memiliki sekitar 15 batu nisan, namun sayangnya, nama-nama tokoh besar yang diyakini ada di sana tidak tertera pada batu nisan tersebut. Makam-makam ini kini telah dipagari dengan kawat besi berwarna hijau dan terus dirawat oleh pihak pengurus makam.

Terkait kondisi makam, Ustadz Syahril mengungkapkan bahwa sebelumnya terdapat cerita dari beberapa tokoh di Kampung Koceak yang menyatakan adanya banjir besar yang melanda Taman Pemakaman Ranca Bulan. Meskipun begitu, tempat makam tetap aman dari bencana tersebut.

Beberapa batu nisan yang saat ini terlihat dulunya terpendam dan ditemukan kembali saat penggalian. Hal ini menimbulkan spekulasi apakah letusan gunung Krakatau pada tahun 1800-an mungkin menyebabkan abu vulkanik menutup lokasi makam.

Meskipun banyak cerita rakyat yang menjadi mitos, pihak pengurus makam tetap berkomitmen dalam merawat dan memelihara Taman Pemakaman Ranca Bulan.

Namun, untuk mengungkap kebenaran tentang makam tokoh besar yang diyakini berada di sini, diperlukan penelitian lebih lanjut dari pihak berkompeten dalam bidang sejarah. Hingga saat ini, misteri di balik Taman Pemakaman Ranca Bulan masih terus menarik minat peziarah dan peneliti sejarah. (ym)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah
Tangsel Perkuat Identitas Budaya Lewat Gebyar Tradisi Betawi di Rempoa
Aksi “Bekasi Bersama Palestina Jilid-6”: Ratusan Ribu Massa Siap Padati Plaza Patriot
Bukan Sekadar Seremoni, Festival Hari Bumi di Jabon Mekar Jadi Gerakan Nyata
Pondok Sehat Malomo Pimpinan Ustad Aris Alwi Berbagi, Wujud Kepedulian Jelang Idul Fitri
Kolaborasi PT ISTW dan YDBM Gelar Santunan untuk yatim dan warga yang Membutuhkan
Ranny Fahd A. Rafiq: Edukasi Gizi Penting dalam Sosialisasi Program MBG di Bekasi
Dewan Ranny Sebut Program Makan Bergizi Gratis Perkuat Kesehatan Anak dan Ekonomi Warga 

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:36 WIB

Penyembelihan Hewan Qurban Pondok Sehat Malomo di Tiga Lokasi Terpisah

Sabtu, 9 Mei 2026 - 20:01 WIB

Tangsel Perkuat Identitas Budaya Lewat Gebyar Tradisi Betawi di Rempoa

Rabu, 29 April 2026 - 16:57 WIB

Aksi “Bekasi Bersama Palestina Jilid-6”: Ratusan Ribu Massa Siap Padati Plaza Patriot

Kamis, 23 April 2026 - 12:48 WIB

Bukan Sekadar Seremoni, Festival Hari Bumi di Jabon Mekar Jadi Gerakan Nyata

Jumat, 20 Maret 2026 - 16:00 WIB

Pondok Sehat Malomo Pimpinan Ustad Aris Alwi Berbagi, Wujud Kepedulian Jelang Idul Fitri

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB