Pilu Korban Banjir Rawa Besar, Tiga Hari Tidur Beralaskan Papan

Sabtu, 2 Desember 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wilayah pendistribusian berbagi nasi Setu Rawa Besar, Depok Jaya

Wilayah pendistribusian berbagi nasi Setu Rawa Besar, Depok Jaya

KanalNasional.com | Hujan deras yang melanda hampir seluruh wilayah Jabodetabek sejak Rabu (29/11) malam menyebabkan banjir di beberapa daerah, termasuk pemukiman pemulung di Setu Rawa Besar, Depok.

Namun, di tengah cobaan ini, sekelompok anak muda dari Gerakan Berbagi Nasi (Garasi) yang tergabung dalam yayasan Dharma Bangsa Mandiri melalui Sukardi dan Andri dibantu kordinator warga bergerak untuk memberikan bantuan kepada mereka yang terdampak.

Ela dan Unah warga Setu menyampaikan dampaknya sangat memprihatinkan, dengan sejumlah rumah terendam banjir, membuat para penghuninya kesulitan tidur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini dah 3 hari dari pa, sejak ujan hari Rabu kita tidur di atas bangku yang tidak basah, atas gas kita kasih papan,” Jelas Ela kepada tim Garasi, pada Jumat (1/12).

Kelompok ini, meluncur ke lokasi dengan membawa makanan dan pakaian layak pakai. Mereka tidak hanya menyediakan kebutuhan pokok, tetapi juga memberikan perhatian kepada korban banjir dengan

Program Yayasan Dharma Bangsa Mandiri, Pakaian Layak Pakai

memberikan pakaian yang wangi dan rapi. Langkah ini mencerminkan semangat gotong royong dan kepedulian terhadap sesama dalam mengatasi situasi sulit.

“Saya bersama teman-teman Garasi datang kesini membawa sedikit bantuan yang dititipkan donatur untuk kita salurkan, ke wilayah terdampak banjir. Alhamdulillah semoga bantuan yang tidak seberapa bisa bermanfaat,” ucap Sukardi kepada warga yg menerima.

Kondisi pemukiman pemulung yang tergenang banjir membuat akses menjadi sulit, namun Garasi berhasil menembus kendala tersebut untuk memberikan bantuan. Aksi ini mendapat apresiasi luas dari masyarakat setempat, menciptakan aura kebersamaan di tengah bencana alam.

Sukardi berharap, meskipun banjir membawa kesulitan, upaya relawan dan donatur dalam memberikan dukungan kepada warga terdampak memberikan harapan dan inspirasi.

Solidaritas seperti ini menjadi pilar utama dalam menghadapi bencana dan membuktikan bahwa kebaikan dan kepedulian tetap hadir di tengah-tengah kesulitan. Semoga bantuan ini dapat memberikan sedikit kelegaan bagi mereka yang terdampak dan mendorong semangat gotong royong di seluruh masyarakat.

Berita Terkait

30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Kota Bekasi Ajak Kader dan Generasi Muda Jangan Lupakan Sejarah
Warga Pasang Spanduk: Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Sekarang Juga
Reward Tangkap Pembuang Sampah di Gunung Sindur: Niat Baik, Resiko Warga Konflik di Jalan
Kejari Bogor Buka Tiga Klaster Korupsi RSUD Bogor Utara, Tersangka Baru Muncul, Penyidik Isyaratkan Ada Nama Lain
Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Krisis Lahan Makam di Jatisari, Anim Dorong Pemkot Bekasi Segera Buka TPU Baru 1,5 Hektare
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 13:52 WIB

30 Tahun Kudatuli, DPC PDIP Kota Bekasi Ajak Kader dan Generasi Muda Jangan Lupakan Sejarah

Minggu, 26 Juli 2026 - 08:31 WIB

Warga Pasang Spanduk: Copot Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Sekarang Juga

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:43 WIB

Reward Tangkap Pembuang Sampah di Gunung Sindur: Niat Baik, Resiko Warga Konflik di Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:30 WIB

Kejari Bogor Buka Tiga Klaster Korupsi RSUD Bogor Utara, Tersangka Baru Muncul, Penyidik Isyaratkan Ada Nama Lain

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Berita Terbaru