BRI-MI Cetak Tonggak Penting Bersejarah, Dana Kelolaan Tembus Rp60 Triliun pada November 2025

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pertumbuhan Pesat dan Inovasi Produk Dorong Kepercayaan Investor terhadap BRI Manajemen Investasi

Jakarta, 5 November 2025 — Antusiasme investor terhadap produk investasi yang dikelola PT BRI
Manajemen Investasi (BRI-MI) terus meningkat. Hingga per 5 November 2025,
BRI-MI berhasil mencatatkan dana kelolaan atau Asset Under Management (AUM)
sebesar Rp60 triliun, naik signifikan hanya dalam waktu kurang lebih satu bulan
setelah sebelumnya mencapai Rp55,5 triliun pada September 2025.

Lonjakan ini mencerminkan reputasi dan kinerja BRI-MI sebagai salah satu
manajer investasi terdepan dan tepercaya di Indonesia. Peningkatan dana
kelolaan didorong oleh tingginya minat para investor terhadap produk-produk
unggulan seperti Seruni Pasar Uang II, Seruni Pasar Uang III, Gamasteps Pasar
Uang, dan BRI Balanced Regular Income Fund (BRIF) yang terbilang stabil,
likuid, serta mampu memberikan hasil kompetitif dan optimal di tengah kondisi
pasar yang dinamis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momentum Kepercayaan Investor dan Inovasi Pasar Syariah

Selain pertumbuhan produk reksa dana konvensional, momentum positif juga
diperkuat oleh keberhasilan peluncuran KIK EBA Syariah pertama di Indonesia,
sebuah inisiatif kolaboratif yang menandai langkah maju dalam pengembangan
pasar modal syariah nasional.

Keberhasilan tersebut tidak hanya menunjukkan kemampuan BRI-MI dalam
merancang produk investasi inovatif dan sesuai prinsip syariah, tetapi juga
memperkuat posisinya sebagai pelopor transformasi instrumen investasi berbasis
aset di Tanah Air.

Direktur Utama BRI Manajemen Investasi Tina Meilina menyampaikan bahwa
pencapaian AUM Rp60 triliun dan kesuksesan KIK EBA Syariah merupakan refleksi
kepercayaan investor terhadap kredibilitas, tata kelola, dan konsistensi
kinerja BRI-MI.

“Kami melihat lonjakan antusiasme investor sebagai hasil dari kerja
konsisten dalam menjaga kinerja produk, membangun transparansi, dan
menghadirkan inovasi yang relevan. Lonjakan AUM ini menjadi indikasi kuat bahwa
strategi BRI-MI dalam menjaga keseimbangan antara pertumbuhan dan stabilitas
hasil investasi berjalan efektif, sekaligus memperkuat posisi kami di industri,”
ujar Tina.

Tina menambahkan bahwa keberhasilan peluncuran KIK EBA Syariah menjadi
bagian dari komitmen BRI-MI untuk terus memperluas cakupan produk investasi
yang inklusif dan berdampak positif bagi pasar modal Indonesia.

“Ke depan, kami akan terus menghadirkan solusi investasi yang adaptif, baik
konvensional maupun syariah, serta mendukung visi BRI Group dalam memperkuat
literasi dan inklusi keuangan di Tanah Air,” tutupnya.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru