BINUS University & PT. NITORI Dorong Talenta Global: Program Japanese Popular Culture Mendominasi Penerima Beasiswa NITORI 2025

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 21 November 2025 — Komitmen BINUS University dalam menyiapkan talenta muda Indonesia yang berdaya saing global kembali diwujudkan melalui kolaborasi strategis bersama PT. NITORI, perusahaan furnitur terkemuka asal Jepang. Selama dua tahun berturut-turut, Program Japanese Popular Culture (JPC) menerima kepercayaan penuh dari PT. NITORI dan berhasil mencatat jumlah penerima beasiswa terbanyak. Pencapaian ini menegaskan posisi JPC sebagai program unggulan yang terus berkembang dan mampu melahirkan lulusan dengan wawasan budaya Jepang serta kompetensi industri yang kuat.

Kemitraan antara BINUS University dan PT. NITORI merupakan bagian penting dari payung BINUS Asia Collaboration, yang membuka jalur bagi mahasiswa untuk mengakses pengalaman akademik dan budaya internasional, termasuk peluang karier di perusahaan Jepang yang beroperasi secara global. Relevansi ini semakin kuat seiring meningkatnya kebutuhan industri terhadap talenta multidisiplin yang memahami bahasa, budaya, dan dinamika pasar Jepang.

Dari 30 penerima beasiswa NITORI 2025, sebanyak 20 mahasiswa berasal dari Program Japanese Popular Culture. Berikut nama-nama mahasiswa/i yang berhasil mendapatkan beasiswa NITORI 2025:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

1. NADIA VINITA KUSUMA

2. ALICIA

3. RAUL KEENAN ABIZAR

4. CLARISSA FIDELA

5. BENEDICTUS BAGAS DWIPUTRANTO

6. NIXIE KOE

7. DEVLIN OVELIA

8. GABRIELLA PUTRI DEWI

9. ABRAHAM IMANUEL

10. CELINE YAP

11. CALISTA VANIA KURNIAWAN

12. RICHARD LIU

13. AMIRA BATRISYIYA GHASSANI MIRZA

14. VELANSIA

15. FATTAH INSAN TAMSAKA

16. IMEILIA CAITLYN HANDOKO

17. ERICK RICCARDO WU

18. FERDY WIJAYA

19. ZAFIRA AYU HIDAYAT

20. DANIELLE YSABELLA ARINABO SUTIONO

Dominasi ini mencerminkan efektivitas kurikulum JPC yang tidak hanya berfokus pada budaya populer Jepang seperti anime, film, dan konten digital, tetapi juga mengintegrasikan penguasaan bahasa, pemahaman bisnis Jepang, serta penguatan soft skills yang dibutuhkan untuk bekerja di lingkungan profesional Jepang. Setiap mahasiswa menerima dukungan finansial sebesar Rp 12.000.000,- sebagai bentuk investasi nyata dari PT NITORI dalam mendukung lahirnya talenta global.

Upacara penyerahan beasiswa yang berlangsung di Aula 800 BINUS Kemanggisan @Anggrek Campus dibuka oleh Dr. Elisa Carolina Marion, S.S., M.Si., selaku Dekan Faculty of Humanities BINUS University. Dalam sambutannya, beliau menekankan bahwa penerima beasiswa hari ini, terutama dari Japanese Popular Culture, adalah representasi generasi muda Indonesia yang siap menjembatani hubungan budaya dan industri antara Indonesia dan Jepang.

Kami berharap para mahasiswa Japanese Popular Culture dapat memanfaatkan kesempatan ini sebagai batu loncatan untuk terus berkarya, memperluas wawasan global, dan menjadi representasi Indonesia yang membanggakan di dunia internasional. Kalian adalah bagian penting dari masa depan,” ujar Dr. Elisa.

Sambutan tersebut disambut hangat oleh Mr. Yuuki Ueda, Director of NITORI Indonesia, yang menegaskan pentingnya pengembangan sumber daya manusia yang memahami budaya Jepang sebagai fondasi kolaborasi jangka panjang antara pendidikan dan industri.

Kami percaya bahwa mahasiswa Japanese Popular Culture BINUS University memiliki pemahaman budaya Jepang yang mendalam dan semangat belajar yang tinggi. Hal ini sangat penting bagi perusahaan Jepang seperti NITORI, yang beroperasi lintas negara dan membutuhkan talenta yang mampu beradaptasi, berkomunikasi efektif, dan memahami nilai-nilai budaya Jepang dalam konteks bisnis secara global,” ungkap Mr. Ueda.

Image

Program Japanese Popular Culture BINUS University terus berkembang menjadi pusat pembelajaran budaya Jepang di Indonesia dengan pendekatan multidisiplin yang mencakup akademik, kreativitas, bahasa, dan pemahaman industri. Melalui kolaborasi industri dan kesempatan internship ataupun study abroad ke Jepang, Program Japanese Popular Culture semakin mempersiapkan mahasiswanya untuk menapaki karier internasional baik di industri kreatif, media, teknologi, maupun perusahaan global seperti NITORI.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru