Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

Sabtu, 24 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menyikapi informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengenai potensi peningkatan curah hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah, KAI Daerah Operasi 7 Madiun melakukan langkah proaktif guna menjamin keselamatan serta kenyamanan perjalanan kereta api.

Manager Humas KAI Daop 7 Madiun, Tohari, menyampaikan bahwa pihaknya kini melakukan pemantauan intensif terhadap seluruh prasarana dan sarana kereta api. “Keselamatan perjalanan KA adalah prioritas utama kami. Oleh karena itu, kami melakukan mitigasi terukur dan menyiagakan personel di lapangan untuk mengantisipasi dampak cuaca ekstrem,” ujar Tohari.

Langkah Deteksi Dini dan Pemantauan

KAI Daop 7 Madiun telah menjalankan sejumlah prosedur deteksi dini, antara lain:

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

  • Pemantauan Jalur & Persinyalan: Pemeriksaan rutin dan mendalam terhadap kondisi jalur rel serta sistem persinyalan agar tetap berfungsi optimal dalam kondisi hujan.
  • Pemetaan Titik Rawan: Mengidentifikasi kembali lokasi-lokasi yang memiliki potensi banjir dan tanah longsor di sepanjang wilayah kerja Daop 7.
  • Sinergi BMKG: Melakukan koordinasi dan pemantauan prakiraan cuaca secara real-time melalui data BMKG sebagai dasar pengambilan keputusan operasional.

Aksi Tanggap Darurat di Lapangan

Sebagai bentuk kesiapsiagaan, KAI Daop 7 juga menyiagakan berbagai instrumen tanggap darurat, meliputi:

  • Normalisasi Saluran Air: Pembersihan dan penataan drainase di sekitar jalur KA untuk mencegah genangan air yang dapat mengganggu struktur jalan rel.
  • Pemangkasan Pohon: Melakukan ruwing atau pemangkasan pohon di sepanjang jalur yang berpotensi tumbang dan mengganggu perjalanan kereta api (PERKA).
  • Penyiapan AMUS: Menempatkan Alat Material Untuk Siaga (AMUS) di titik-titik strategis. AMUS ini berisi material seperti pasir, batu balast, dan bantalan rel yang siap dikerahkan sewaktu-waktu jika terjadi gangguan.

Imbauan dan Layanan Pelanggan

Demi kelancaran perjalanan, KAI Daop 7 Madiun mengimbau pelanggan untuk memperhatikan hal-hal berikut:

  • Datang Lebih Awal: Pelanggan disarankan tiba di stasiun lebih awal guna menghindari hambatan lalu lintas menuju stasiun akibat hujan.
  • Layanan Modern: Memanfaatkan fitur Face Recognition untuk proses boarding yang lebih cepat dan praktis.
  • Fasilitas Penunjang: KAI telah menyediakan fasilitas alat pengering payung di sejumlah stasiun besar untuk menjaga kebersihan dan kenyamanan area stasiun.
  • Patuhi Instruksi: Selalu utamakan keselamatan dan ikuti arahan petugas jika terjadi kondisi tidak normal di area stasiun maupun di dalam kereta.

“KAI berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan dan fasilitas bagi pelanggan, meskipun di tengah tantangan cuaca. Kami berupaya maksimal meminimalisir dampak cuaca ekstrem melalui kesiapsiagaan personel 24 jam di lapangan,” tutup Tohari.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru