DPR RI Dorong Percepatan Pembangunan Jalur Kereta Api Trans Sumatera

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) mendorong percepatan pembangunan jalur Kereta Api Trans Sumatera sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas wilayah, mendukung sistem logistik nasional, serta mendorong pertumbuhan sektor industri dan pariwisata di Pulau Sumatera.

Dorongan tersebut disampaikan Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono, didampingi oleh Kepala KAI Divre IV Tanjungkarang, Hendy Helmy, saat melakukan kunjungan kerja ke PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional IV Tanjungkarang, di Bandarlampung, Jumat (30/1/2026).

Dalam kunjungannya, Bambang Haryo menegaskan bahwa keberadaan jalur Kereta Api Trans Sumatera merupakan kebutuhan mendesak bagi masyarakat dan dunia usaha, mengingat besarnya potensi sumber daya alam serta tingginya aktivitas logistik di wilayah Sumatera.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pembangunan jalur Kereta Api Trans Sumatera harus dipercepat penyelesaiannya. Jalur ini sangat dibutuhkan, terutama untuk mendukung logistik dan distribusi sumber daya alam yang sangat besar di Sumatera,” ujar Bambang Haryo.

Ia menjelaskan, Sumatera memiliki potensi angkutan komoditas yang sangat besar dan membutuhkan moda transportasi massal dengan kapasitas angkut tinggi serta efisiensi optimal. Salah satu contohnya adalah komoditas batu bara yang mampu memberikan kontribusi angkutan hingga sekitar 40 ribu ton per hari, dengan pengoperasian sekitar 27 rangkaian kereta.

“Dari satu komoditas saja, yakni batu bara, kontribusinya bisa mencapai sekitar 40 ribu ton per hari. Ini menunjukkan betapa strategisnya peran kereta api dalam mendukung perekonomian Sumatera,” jelasnya.

Lebih lanjut, Bambang Haryo menilai kereta api merupakan moda transportasi massal dan super massal yang paling efektif untuk mengangkut barang maupun penumpang dalam jumlah besar. Selain meningkatkan efisiensi logistik, penggunaan kereta api juga berkontribusi dalam mengurangi beban jalan raya, menekan kerusakan infrastruktur, serta meminimalkan risiko kecelakaan lalu lintas.

“Jika logistik terus mengandalkan jalur darat, maka kerusakan jalan akan semakin besar, biaya perawatan meningkat, dan risiko kecelakaan semakin tinggi. Kereta api menjadi solusi transportasi yang sangat strategis,” tambahnya.

Menurutnya, pembangunan jalur Kereta Api Trans Sumatera tidak hanya berdampak pada sektor logistik, tetapi juga memiliki efek berganda terhadap pengembangan industri dan pariwisata. Konektivitas antarwilayah yang terintegrasi akan mendorong pertumbuhan ekonomi daerah serta meningkatkan daya saing Sumatera secara nasional.

“Kereta api bukan hanya soal transportasi, tetapi juga menyangkut industri, pariwisata, dan berbagai sektor lainnya. Oleh karena itu, kapasitas angkut dan jaringan jalur kereta api harus terus diperkuat,” ungkapnya.

Bambang Haryo juga menekankan pentingnya perhatian pemerintah dalam menyelesaikan pembangunan jalur Kereta Api Trans Sumatera yang hingga kini masih tersisa sekitar seribu kilometer.

“Pemerintah perlu lebih fokus menyelesaikan sisa pembangunan jalur Trans Sumatera yang masih sekitar seribu kilometer. Jika jaringan ini terhubung secara utuh, manfaatnya akan sangat besar bagi masyarakat dan perekonomian nasional,” tegasnya.

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divre IV Tanjungkarang menyambut baik dukungan DPR RI tersebut sebagai bagian dari sinergi lintas pemangku kepentingan dalam mewujudkan sistem transportasi perkeretaapian yang andal, berkelanjutan, dan berdaya saing, khususnya di wilayah Sumatera.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru