DPRD Singgung Soal Darurat Sampah Kota Bekasi

Kamis, 26 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Anggota DPRD Kota Bekasi, Abdul Muin Hafied menyinggung persoalan sampah di Kota Bekasi yang masuk fase darurat sampah. Menurutnya, sampah di Kota Bekasi menjadi problem serius yang harus dituntaskan oleh pihak Pemkot Bekasi. Oleh karena itu Pemkot Bekasi diminta untuk mengambil langkah cepat dan strategis.

“Kota Bekasi ini sudah darurat sampah, makanya Pemkot Bekasi tidak bisa tinggal diam. Harus ada upaya serius untuk menangani permasalah sampah karena kondisi ini tidak bisa dibiarkan,” katanya, Kamis, 26 Februari 2026.

Ia mengatakan, ada beberapa problem yang dihadapi Pemkot Bekasi dalam mengelola sampah. Misalnya kurangnya armada pengangkut sampah akibat banyak yang kondisinya usang dan rusak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kurangnya armada memadai tersebut, kerap mengakibatkan penumpukan sampah di lingkungan warga. Sehingga ia mendorong agar pengadaan armada sampah menjadi prioritas.

“Tahun 2026 ini Pemkot Bekasi akan mengadakan sejumlah armada sampah baru, kita harap itu harus diprioritaskan. Sebab banyak armada kita yang rusak sehingga mengganggu proses pengangkutan sampah ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA),” katanya.

Selain itu, ia juga mendorong agar Pemkot Bekasi serius dalam proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PSEL) atau Waste to Energy (WTE). Yang saat ini akan dibangun di Kota Bekasi oleh pemerintah pusat.

“WTE ini salah satu solusi untuk permasalahan sampah di Kota Bekasi. Saya harapkan Pemkot Bekasi serius dalam menyiapkan segala sesuatunya yang menjadi kewajiban daerah,” katanya.

Ia juga menyinggung permasalahan fasilitas penunjang bank sampah di setiap RW yang ada di Kota Bekasi yang masih kurang. Sehingga ia berencana memperjuangkan fasilitas tersebut agar bisa dianggarkan dalam APBD.

“Bank sampah RW ini fasilitasnya kurang, seperti baktor untuk mengangkut sampah termasuk fasilitas lain. Ini akan kita perjuangkan dalam aspirasi saya lewat APBD,” katanya. (Advertorial)

Berita Terkait

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah
Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib
Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan
Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait
MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf
Raih 2 Penghargaan Nasional, Pemkab Bogor Makin Serius Benahi Tata Kelola Desa
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:56 WIB

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:57 WIB

Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib

Selasa, 30 Juni 2026 - 05:49 WIB

Helaran Mewah di Tengah Jeritan Rakyat, FORDEBO: APBD Terbesar, Tapi Warga Masih Bergulat dengan Kemiskinan

Kamis, 25 Juni 2026 - 19:58 WIB

Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait

Kamis, 25 Juni 2026 - 18:50 WIB

MTQ Desa Kemang 2026 Berlangsung Meriah, Ribuan Warga Semarakkan Pawai Ta’aruf

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Jul 2026 - 14:33 WIB

EKONOMI & BISNIS

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Kamis, 9 Jul 2026 - 08:44 WIB