Ayo Majukan Pendidikan Vokasi, Kemendikbudristek Ajak Industri Ikut Serta

Jumat, 24 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kiki Yuliati saat meninjau produk inovasi teknologi karya satuan pendidikan vokasi

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kiki Yuliati saat meninjau produk inovasi teknologi karya satuan pendidikan vokasi

KanalNasional.com | Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) berharap dunia usaha dan dunia industri (DUDI) bisa ikut berpartisipasi dalam menyusun kurikulum dan kompetensi tenaga pengajar vokasi. Sebagai upaya memajukan pendidikan vokasi dengan keterlibatan industri terus didorong.

Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi Kemendikbudristek Kiki Yuliati menyampaikan, keterlibatan industri telah diakomodasi dengan adanya skema dana padanan atau matching fund. Dengan begitu, pemerintah siap untuk mengucurkan dana apabila indsutri mau mengambangkan kompetensi vokasi.

“Kami ini punya uang, tapi karena hasil karya ini akan juga bermanfaat bagi industri, mari kita urunan satu-satu. Bantu kami untuk menyusun kurikulum, menyiapkan guru, meningkatkan kompetensi, serta membangun teaching factory di sekolah-sekolah,” ujar Kiki dalam sambutannya pada Erajaya Vocational Day 2023 di Jakarta, Kamis (23/11).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia menyampaikan, kolaborasi yang nantinya terjalin antara vokasi dan DUDI akan punya dampak yang bermanfaat dan keuntungan bagi kedua belah pihak. Sebagai contoh, kata dia, industri tidak perlu lagi repot untuk merekrut tenaga pakar. Sebab, lewat kolaborasi bersama pendidikan tinggi vokasi (PTV), industri bisa menggaet tenaga-tenaga ahli dari kampus vokasi tersebut.

Sementara itu, bagi kampus vokasi kolaborasi bisa membawa keuntungan pada penyelarasan kebutuhan dan kompetensi teranyar yang ada di ekosistem dunia kerja saat ini. Dengan demikian, kampus akan bisa menyelarasakan kurikulum dengan kebutuhan yang hadir saat ini.

“Kampus pun terbuka wawasannya, untuk kemudian bisa memikirkan inovasi-inovasi baru yang nantinya tentu akan bermanfaat bagi industri,” tuturnya.

Kiki juga menyampaikan pesan yang dititipkan Mendikbudristek Nadiem Makarim agar terus mengajak mitra industri untuk ikut merancang, mengembangkan, dan melaksanakan pendidikan. Dia mengapresiasi sumbangsih yang telah dilakukan oleh Erajaya untuk ikut mengembangkan pendidkan vokasi dalam negeri.

“Erajaya sampai tahun 2023 sudah mengadopsi 55 SMK dan tiga politeknik. Lebih dari itu, 2.500 guru pun sudah memanfaatkan teknologi yang dikembangkan. Inisiatif ini yang tentu kami harapkan hadir dari Industri,” pungkasnya.

Berita Terkait

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta
HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran
Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu
Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong
Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
Camat Ciseeng Tinjau Revitalisasi SMPN 2, Tiga Ruang Kelas Baru Segera Dibangun

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029

Jumat, 11 September 2026 - 08:32 WIB

Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran

Minggu, 6 September 2026 - 17:04 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Berita Terbaru