Benyamin Buka Diklat Analisis Jabatan di Pemkot Tangsel

Rabu, 27 Juli 2022

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangsel, KanalNasional.com | Badan Kepegawaian Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menyelenggarakan Diklat Teknis Analisis Jabatan (Anjab) dan Analisis Beban Kerja (ABK) di Pemerintahan Kota Tangerang Selatan yang buka oleh Wali Kota Benyamin Davnie, di Saphire Sky Hotel BSD. Selasa (26/07).

Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM ASN semakin profesional yang memiliki pemahaman mengenai penyusunan Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja ASN di Organisasi Perangkat Daerah nya masing-masing. Benyamin menjelaskan pelatihan ini sangatlah penting untuk diikuti.

Benyamin menegaskan tugas pengelolaan dan pengembangan Sumber Daya Manusia di kepegawaian tidak hanya pada Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia di level keseluruhan. Tapi di level OPD inilah para Kasubag kepegawaian harus juga memahami itu semua.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Karena ke depan, pemerintahan ini tugasnya semakin kompleks. Tidak bersifat general.” ujar Benyamin saat memberikan arahan.

“Jadi kalian ini Kasubag Umum Kepegawaian harus tahu siapa mengerjakan apa, dan bertanggung jawab terhadap apa.” ujar Benyamin.

“Maksimalkan dan optimalkan SDM yang ada. Lihat goalsnya, impact dan benefitnya seperti apa. Jangan diam, analisis dan lihat realisasi anggaran,” Benyamin juga meminta untuk terus berpikir kreatif menghadapi permasalahan yang dihadapi di lingkup OPD nya masing-masing. Terutama soal keterbatasan Sumber Daya Manusia.

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Tangsel Fuad mengatakan Diklat ini digelar selama 4 hari hingga hari Jumat (29/07) yang diikuti oleh Kasubag Umum Kepegawaian masing-masing OPD di lingkup Pemkot Tangsel. Dimana Diklat ini dalam rangka meningkatkan pemahaman mengenai Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja.

Dia menjelaskan di dalam Analisis Beban Kerja lah nanti akan diketahui, berapa jumlah ideal pegawai yang berada di OPD. Beban kerja ini akan sangat dinamis karena tergantung dari visi misi Wali Kota, RPJMD serta ketentuan dari pemerintah pusat.

“Analisis Jabatan dan Analisis Beban Kerja ini sangat penting. Misal Analisis Beban Kerja, itu memberikan gambaran terkait dengan beban kerja yang dilakukan, berapa waktu yang kita lakukan dan outputnya berapa jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan,” jelas Fuad.

Sedangkan untuk Analisis Jabatan ini dimaksudkan untuk mengetahui dan memperjelas tupoksi masing-masing pegawai. Serta yang paling penting adalah kualifikasi yang harus dimiliki pegawai dalam menempati posisi tertentu.

“Ini menjadi kebutuhan yang harus segera dimiliki yaitu Standar Kompetensi Jabatan, jadi nanti tinggal dicocokkan, siapa yang sesuai dengan posisi jabatan tersebut,” tutupnya.

Berita Terkait

Reward Tangkap Pembuang Sampah di Gunung Sindur: Niat Baik, Resiko Warga Konflik di Jalan
Kejari Bogor Buka Tiga Klaster Korupsi RSUD Bogor Utara, Tersangka Baru Muncul, Penyidik Isyaratkan Ada Nama Lain
Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak
Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah
Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib
Minimnya Serapan Rp100 Juta per RW di Kota Bekasi, Komisi I DPRD Bakal Panggil Stakeholder Terkait
Rehab Rp184,5 Juta Tanpa Plang: SDN 02 Jombang Transparansinya Ke Mana?
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:43 WIB

Reward Tangkap Pembuang Sampah di Gunung Sindur: Niat Baik, Resiko Warga Konflik di Jalan

Rabu, 22 Juli 2026 - 09:30 WIB

Kejari Bogor Buka Tiga Klaster Korupsi RSUD Bogor Utara, Tersangka Baru Muncul, Penyidik Isyaratkan Ada Nama Lain

Senin, 20 Juli 2026 - 09:25 WIB

Habiskan Rp20 Miliar Buat Sewa, Pemkot Tangsel Lalai Bayar Pajak

Rabu, 8 Juli 2026 - 06:56 WIB

Razia Pajak Gencar, Kendaraan Dinas Setda Tangsel Justru Menunggak, Pengamat: Krisis Keteladanan Pemerintah

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:57 WIB

Ironi! Randis Setda Tangsel Nunggak Pajak Hingga Juli 2026, Sedangkan Warga Diminta Tertib

Berita Terbaru