BINUS @Malang Percantik Pesona Aji Saptorenggo Lewat Program Mural Kolaboratif BINUSIAN Plants Hope

Selasa, 6 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Malang — Banyak destinasi wisata desa masih menghadapi tantangan dalam meningkatkan daya tarik visual, branding digital, serta keberlanjutan ekonomi masyarakatnya. Potensi lokal yang besar kerap belum diimbangi dengan sentuhan kreatif dan strategi pengemasan destinasi yang relevan dengan kebutuhan wisatawan di era digital.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS @Malang melalui Teach For Indonesia (TFI) menyelenggarakan kegiatan BINUSIAN Plants Hope “Jejak Warna Saptorenggo”, sebuah program mural kolaboratif yang menjadi bagian dari rangkaian BINUS Festival. Kegiatan ini dilaksanakan di Objek Wisata Pesona Aji Saptorenggo, Desa Saptorenggo, Kabupaten Malang, sebagai upaya nyata untuk mempercantik kawasan wisata desa sekaligus meningkatkan daya tarik visual dan digital destinasi.

Program ini berlangsung selama lima hari, dimulai dari tahap perancangan konsep, pembuatan sketsa, hingga proses pengecatan dan finishing mural. Sebanyak 171 volunteer dan 35 inisiator BINUSIAN terlibat aktif dalam kegiatan ini, bekerja sama dengan Rotary dan Rotaract Indonesia, serta Pemerintah Desa Saptorenggo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Melalui mural-mural tematik yang artistik dan bermakna, kawasan Pesona Aji Saptorenggo disulap menjadi ruang publik yang lebih hidup, berwarna, dan Instagramable. Kehadiran mural diharapkan mampu memperkuat identitas visual destinasi, meningkatkan eksposur digital melalui media sosial, serta menarik minat wisatawan untuk berkunjung.

Sebagai kampus yang menanamkan semangat Digital Technopreneur, BINUS @Malang mendorong mahasiswa untuk memandang pariwisata desa sebagai bagian dari ekosistem kreatif yang memiliki nilai ekonomi, sosial, dan digital. Kegiatan ini menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan kreativitas, kolaborasi lintas sektor, serta nilai-nilai entrepreneurship dalam membangun destinasi wisata yang berkelanjutan.

Direktur kampus BINUS @Malang Dr. Robertus Tang Herman, S.E., M.M menyampaikan bahwa “kegiatan ini merupakan wujud komitmen kampus dalam menjalankan peran sosialnya secara nyata. Melalui BINUSIAN Plants Hope ‘Jejak Warna Saptorenggo’, BINUS @Malang ingin menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat. Program ini tidak hanya memperindah desa wisata, tetapi juga menjadi ruang belajar bagi mahasiswa untuk mengintegrasikan seni, edukasi, dan semangat digital technopreneurship dalam menciptakan dampak sosial yang berkelanjutan,” ujarnya.

Melalui kolaborasi antara kampus, mahasiswa, komunitas, dan pemerintah desa, BINUSIAN Plants Hope “Jejak Warna Saptorenggo” menjadi bukti bahwa seni dapat menjadi medium pemberdayaan, edukasi menjadi fondasi penguatan masyarakat, dan technopreneurship menjadi penggerak pengembangan desa wisata yang inklusif dan berdaya saing. Program ini diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan temporer, tetapi menjadi awal dari transformasi berkelanjutan Desa Saptorenggo sebagai destinasi wisata kreatif yang memiliki identitas kuat, daya tarik visual yang relevan dengan era digital, serta mampu memberikan dampak ekonomi dan sosial jangka panjang bagi masyarakat setempat.

Powered by WPeMatico

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru