BINUS University Hadirkan BINUS Asia Collaboration untuk Memperluas Akses Mahasiswa Menuju Pengalaman Global

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 3 November 2025 – Di era globalisasi dan transformasi digital, kemampuan untuk beradaptasi dan berkolaborasi lintas negara menjadi kunci kesuksesan bagi generasi muda. Dunia kerja kini menuntut talenta yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki global mindset, pemahaman lintas budaya, dan pengalaman internasional yang relevan. Kebutuhan ini semakin mendesak seiring meningkatnya mobilitas pendidikan dan profesional di kawasan Asia.

Menjawab tantangan tersebut, BINUS University memperkuat komitmennya dalam membentuk lulusan berdaya saing global melalui inisiatif BINUS Asia Collaboration. Program ini membuka kesempatan bagi seluruh Binusian untuk belajar, berkolaborasi, dan mengembangkan diri di berbagai negara Asia seperti Mainland China, Taiwan, Jepang, dan Korea.

Melalui berbagai kegiatan seperti Study Abroad, China Business Trip, Overseas Internship, hingga International Access & Networking, mahasiswa dapat memperoleh pengalaman belajar langsung di lingkungan internasional. Program ini juga didukung oleh lebih dari 250+ universitas mitra di 40 negara serta 2.200+ perusahaan global yang menjadi bagian dari jaringan kolaborasi BINUS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“BINUS Asia Collaboration adalah langkah nyata kami dalam membangun ekosistem pembelajaran tanpa batas. Kami ingin setiap Binusian memiliki peluang untuk connect, discover, and learn lintas negara dan menjadi bagian dari komunitas global yang saling menginspirasi.,” ujar Dr. Nelly S.Kom., M.M selaku Rektor BINUS University.

Salah satu peserta program, Catherine Wijaya (B26), mahasiswa Japanese Popular Culture (JPC), membagikan pengalamannya saat mengikuti internship di Jepang. “JPC BINUS melalui mata kuliah yang ditawarkan sangat membantu selama saya internship di Jepang. Latihan yang diberikan oleh dosen, materi yang disediakan selama proses pembelajaran menjadi pengalaman berharga yang bisa menunjang pekerjaan di industri, khususnya industri yang berkaitan dengan negara Jepang. Menurut saya, pengalaman internship ini sangat membantu untuk mendapatkan dan menjalani pekerjaan di masa depan,” ujar Catherine yang menjalani internship di Suginoi Hotel, Jepang.

Keberhasilan mahasiswa BINUS menjalani internship internasional di Jepang menjadi bukti nyata bahwa Binusian mampu menggapai karier lebih awal, bahkan sebelum kelulusan. Melalui pengalaman langsung di industri global, mahasiswa tidak hanya mengasah keterampilan profesional, tetapi juga membangun kepercayaan diri dan kesiapan untuk bersaing di dunia kerja internasional.

Sementara itu, Kathleen Kaymora Amayatama, mahasiswa jurusan Global Business Chinese, tengah menjalani study abroad selama satu semester di Shandong University of Science and Technology (SDUST), China. “Sehari-hari saya ikut kelas bahasa dan budaya, latihan percakapan langsung dengan mahasiswa lokal, dan ikut kegiatan kampus yang membuat saya lebih mengenal kehidupan mahasiswa di China. Rasanya seperti belajar bukan hanya di ruang kelas, tapi juga di jalanan, kantin, bahkan saat ngobrol santai dengan teman-teman. Peran saya sebagai mahasiswa pertukaran bukan hanya mengikuti kelas dengan serius, tapi juga menjadi representasi mahasiswa BINUS di luar negeri. Pengalaman ini mengajarkan pentingnya adaptasi, membangun koneksi lintas negara, dan keberanian untuk keluar dari zona nyaman. Semua hal ini menjadi investasi besar untuk masa depan karier saya,” ujar Kathleen.

Dengan catatan 97,5% mahasiswa BINUS telah memiliki pengalaman internasional sebelum kelulusan, inisiatif ini menjadi langkah nyata BINUS dalam mewujudkan visi BINUS 2035: Fostering and Empowering Society in Building and Serving the Nation melahirkan generasi muda Indonesia yang siap bersaing, berkolaborasi, dan berkontribusi di tingkat global.

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB