BRI Manajemen Investasi Luncurkan KIK EBA Syariah Pertama di Indonesia, Bukti Kepercayaan Investor terhadap Inovasi Syariah

Senin, 3 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) mencatatkan tonggak sejarah penting dalam industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran produk Kontrak Investasi Kolektif Efek Beragun Aset Syariah BRI-MI Jakarta Lingkar Baratsatu (KIK EBA Syariah BRI-MI JLB) pada Senin (3/11/2025). KIK EBA Syariah ini merupakan yang pertama di Indonesia.

Jakarta, 3 November 2025 – PT
BRI Manajemen Investasi (BRI-MI) mencatatkan tonggak sejarah penting dalam
industri pasar modal Indonesia melalui peluncuran produk Kontrak Investasi
Kolektif Efek Beragun Aset Syariah BRI-MI Jakarta Lingkar Baratsatu (KIK EBA
Syariah BRI-MI JLB) pada Senin (3/11/2025). KIK EBA Syariah ini merupakan yang pertama
di Indonesia.

Produk inovatif ini dikembangkan
melalui kolaborasi strategis bersama PT Jakarta Lingkar Baratsatu (JLB) selaku originator
awal, Maybank Indonesia sebagai Bank Kustodian, serta PT Bank Rakyat Indonesia
(Persero) Tbk sebagai Agen Penampungan (escrow agent).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peluncuran KIK EBA Syariah ini menandai langkah
konkret BRI-MI dalam memperkuat inovasi dan diversifikasi produk investasi
berbasis prinsip Syariah di pasar modal Indonesia. Dengan total nilai
penerbitan sebesar Rp1,95 triliun, produk ini didukung oleh asset dasar berupa
Hak Pendapatan Tol PT Jakarta Lingkar Baratsatu Berupa Manfaat Atas Ruas Jalan
Tol JORR W1 Yang Dihitung Berdasarkan Arus Kendaraan Yang Melintasi Ruas Jalan
Tol JORR I dan mendapatkan peringkat AAA dari Pefindo.

Struktur produk ini dirancang untuk
menghadirkan alternatif investasi yang transparan dan sesuai dengan prinsip
Syariah, sekaligus berkontribusi terhadap pendanaan berkelanjutan sektor
infrastruktur nasional.

Peluncuran KIK EBA Syariah ini juga mendapatkan
sambutan positif dari investor, tecermin dari minat yang tinggi dari para
investor pada masa penawaran, dengan total minat hampir 2x dari total rencana
penerbitan.

Capaian tersebut menunjukkan tingginya
kepercayaan investor terhadap BRI-MI dan produk KIK EBA Syariah BRI-MI
JLB ini yang menawarkan
keseimbangan antara imbal hasil menarik dan kesesuaian terhadap prinsip syariah.
Keberhasilan ini sekaligus mempertegas posisi BRI-MI sebagai pelopor dalam
pengembangan produk investasi inovatif di industri pasar modal Indonesia.

Direktur Utama BRI-MI, Tina
Meilina mengatakan bahwa Peluncuran KIK EBA Syariah ini menjadi bukti nyata
komitmen BRI-MI dalam menghadirkan inovasi investasi yang bernilai tambah dan
sesuai dengan prinsip Syariah.

“Respons positif dari pasar juga
menunjukkan keyakinan investor terhadap produk yang dikelola secara prudent
dan transparan. Kami percaya, kehadiran KIK EBA Syariah BRI-MI JLB ini akan semakin
memperkuat kontribusi BRI-MI dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang
inklusif dan berkelanjutan,” ujar Tina.

Struktur KIK EBA Syariah BRI-MI
Jakarta Lingkar Baratsatu ini tidak hanya memberikan alternatif sumber
pembiayaan bagi pembangunan infrastruktur nasional, tetapi juga memastikan
kesesuaian penuh terhadap prinsip investasi Syariah yaitu Fatwa DSN No.
125/DSN-MUI/XI/2018 tentang Kontrak Investasi Kolektif – Efek Beragun Aset
(KIK-EBA) Berdasarkan Prinsip Syariah, sebagaimana telah memperoleh Opini
Kesesuaian Syariah dari Tenaga Ahli Syariah Dewan Syariah Nasional – Majelis
Ulama Indonesia (DSN-MUI). Dengan demikian, produk ini menjadi wujud nyata
sinergi antara inovasi pasar modal dan penguatan ekosistem keuangan Syariah di
Indonesia.

Sebagai catatan, produk pasar modal berbasis
Syariah di Indonesia masih memiliki ruang pertumbuhan yang besar. Hingga 2024,
nilai outstanding EBA konvensional mencapai Rp1,9 triliun, sementara EBA-SP
Syariah baru sebesar Rp297 miliar. Pada instrumen lain, penerbitan obligasi
konvensional tercatat Rp136 triliun dibanding Rp21 triliun untuk sukuk, serta
40 indeks saham konvensional berbanding 5 indeks Syariah.

Melalui peluncuran KIK EBA Syariah pertama di
Indonesia, BRI-MI berkomitmen memperkuat inovasi investasi alternatif berbasis
Syariah serta mendorong pertumbuhan ekosistem pasar modal Syariah nasional.

Sebagai bagian dari BRI Group,
BRI Manajemen Investasi terus memperkuat perannya sebagai pelopor inovasi
investasi berbasis Syariah serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan
melalui instrumen yang transparan dan progresif.

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB