Kanalnasional.com | Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Dr. Daryono memberikan informasi terkait gempa yang mengguncang Turki sangat memprihatinkan dengan ribuan korban yang berjatuhan dalam peristiwa tersebut, Senin (6/2/2023).
Daryono menyampaikan gempa di Turki memang dapat menyebabkan meningkatnya aktivitas gempa tambahan di area yang sama (aftershocks-off fault seismicity), tetapi sama sekali tidak akan memicu gempa di tempat lain di dunia. Ia menegaskan, ini disampaikan agar meluruskan kesimpangsiuran informasi yang berkembang di masyarakat.
“Jangan otak-atik gathuk dengan teori rambutan gempa yang tiada dasar,” ujar Daryono.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dipastikan tidak ada kaitannya dengan apa yang terjadi di Turki dengan gempa di Selatan Banten berkekuatan M5,2 yang baru saja terjadi di pusat kedalaman 41 Km, Ucap Daryono.
Gempa berkekuatan M7.8 yang menggucang kemarin di Turki selatan diketahui menyebabkan seluruh segmen di zona Sesar Anatolia Timur pecah dan memicu rentetan gempa kuat yang merusak (destructive) dan mematikan (deadly).















