DPRD Apresiasi Tren Positif Pendapatan Daerah Kota Bekasi

Rabu, 3 April 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto

Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto

KanalNasional.com | Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap kinerja pemerintah setempat dalam merealisasikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang mengalami peningkatan signifikan.

Selama tiga bulan pertama tahun ini, realisasi PAD Kota Bekasi menunjukkan tren positif yang menggembirakan.

Menurut Ketua Komisi III DPRD Kota Bekasi, Murfati Lidianto, pada Senin (1 April 2024), meskipun secara global pendapatan daerah masih mencapai 12,19 persen, beberapa sektor pajak telah melampaui target yang ditetapkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Aman, kelihatannya bagus. Kalau secara global pendapatan daerah kita masih 12,19 persen,” ujarnya, Rabu (3/4/2024).

Sektor-sektor seperti pajak hotel, restoran, reklame, penerangan jalan, pajak parkir, dan pajak air bawah tanah telah melebihi target yang ditetapkan. “Itu sudah memenuhi, sudah di atas 21 persen,” tambahnya.

Meski begitu, sejumlah pajak yang menjadi andalan dalam pendapatan asli daerah masih belum mencapai target, terutama karena masih awal tahun. Contohnya adalah pajak bumi dan bangunan (PBB), serta pajak bea perolehan hak tanah dan bangunan (BPHTB).

Ketua Komisi III berharap agar pencapaian pajak saat ini dapat terus meningkat dan tidak stagnan. Salah satu indikator positif adalah realisasi pajak parkir yang telah mencapai 40 persen dari target sekitar 20 persen di tri wulan pertama.

Dengan adanya peningkatan signifikan ini, diharapkan pemerintah Kota Bekasi terus mengoptimalkan potensi-potensi pajak lainnya untuk mendukung pembangunan dan keberlanjutan ekonomi daerah. (Advertorial DPRD Kota Bekasi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog
9,45 Miliar untuk Apa? Renovasi Plaza Puspem Tangsel 2022 Dinilai Tak Masuk Akal
Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang
Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap
Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan
Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu
Asap Sampah dan Karoke Ganggu Fokus Latihan, Atlet Pencak Silat Tangsel Terancam Batal Tanding di POPDA
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 09:29 WIB

BPK Ungkap Dugaan Mark Up Rp472 Juta di Pengadaan Dump Pick Up DLH Tangsel, Harga Melonjak Jauh dari E-Katalog

Senin, 25 Mei 2026 - 16:52 WIB

Pembangunan Gedung SMPN 14 Tangerang Selatan Rp20 Miliar Tuai Sorotan, Papan Proyek Tak Terpasang

Senin, 25 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemilik RPA Pabuaran Bantah Bau Menyengat, Sebut Izin Usaha Lengkap

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:54 WIB

Pengukuhan Sekda Tangsel Tuai Sorotan, Dinilai Rawan Langgar UU ASN dan Aturan Turunan

Sabtu, 23 Mei 2026 - 22:45 WIB

Open Bidding Eselon II Tangsel Disorot, GHARIS Dugaan Ada “Permainan” dalam Lolosnya Kandidat Tertentu

Berita Terbaru

EKONOMI & BISNIS

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB