DPRD Minta Pemkot Bekasi Awasi Pencairan THR untuk Pekerja

Jumat, 27 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pemkot Bekasi diminta mengawasi proses pencairan Tunjangan Hari Raya (THR) bagi para pekerja di Kota Bekasi. Hal ini guna memastikan bahwa hak pekerja akan THR terpenuhi. Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kota Bekasi, Wildan Fathurrahman mengatakan, Pemkot Bekasi harus memastikan setiap perusahaan di Kota Bekasi membayar THR pekerjanya. Sebab THR merupakan kewajiban yang diatur dalam undang-undang.

“Pemerintah Kota Bekasi harus tegas dan benar-benar hadir untuk melindungi hak pekerja. Karena ini jelas amanat undang-undang yang harus dijalankan,” katanya, kepada wartawan, Kamis, 26 Februari 2026.

Menurutnya, Pemkot Bekasi harus memastikan tidak ada perusahaan yang menunda THR. Atau bahkan mencicil apalagi tidak memberikan THRnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia juga mengingatkan kepada pihak perusahaan agar menjadikan kewajiban pembayaran THR sebagai tanggung jawab moral dan hukum kepada para pekerja. Sebab para pekerja telah berkontribusi terhadap perusahaan sepanjang tahun.

“THR ini bukan hadiah. Tapi merupakan hak yang harus dipenuhi oleh perusahaan,” katanya.

Pihaknya juga berharap agar para perusahaan membayarkan THR selambat-lambatnya H-7 sebelum idulfitri. Bahkan jika dimungkinkkan THR dibayar pada H-14 sebelum idulfitri.

“Idealnya itu H-14 atau H-10. Tapi selambat-lambatnya H-7 agar para pekerja bisa mempersiapkan kebutuhan lebaran nya dengan tenang,” katanya.

Perihal THR, Komisi IV DPRD Kota Bekasi juga membuka ruang bagi masyarakat jika menjumpai kendala. Masyarakat menurutnya, bisa mengadukan jika menjumpai permasalahan mengenai THR.

“Kita terbuka dan memfasilitasi masyarakat atau pekerja yang mengalami kendala pencairan THR. Tapi sebetulnya kita meminta Pemkot Bekasi dalam hal ini Dinas Tenaga Kerja lebih proaktif, jangan sampai posko aduannya hanya formalitas,” ujarnya.(Advertorial)

Berita Terkait

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode
Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos
Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M
Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan
Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab
3.442 PPPK Paruh Waktu Kota Bekasi Minta Ketua DPRD Kawal Peralihan ke Penuh Waktu
Peringati Hari Lansia Sedunia, Hasto Kristiyanto: Politik Harus Hadir untuk Kemanusiaan
PTSL 2019 Masih Nunggak: Ledy Minta Camat dan Lurah Jemput Bola

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:29 WIB

Reses DPRD Bogor Dapil VI di Parung Cuma 1 Jam Tanpa Dialog, Aspirasi Dialihkan ke Barcode

Minggu, 4 Oktober 2026 - 15:15 WIB

Antusias Tinggi, Warga Tukar Botol Plastik Bekas dengan Bibit Pohon dan Kompos

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 19:49 WIB

Warga Tajurhalang Minta SMK, Tapi Dapat SMA: Fikri PKS Sidak Proyek SMAN 2 Senilai Rp2,9 M

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Gegara Parkir Sembarangan Picu Cekcok, Istri Plt Sekel Margamulya Dilaporkan Dugaan Penganiayaan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 16:24 WIB

Prabowo Lantik Suyudi Ario Seto Jadi Kapolri, Pesan Tegas: Junjung Etika dan Tanggung Jawab

Berita Terbaru