KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Pelanggan untuk Selalu Menjaga Barang Bawaannya

Jumat, 28 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, Jawa Barat – Dalam upaya meningkatkan kenyamanan dan keamanan perjalanan, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 2 Bandung mengingatkan kepada seluruh pelanggan untuk senantiasa menjaga dan memperhatikan barang bawaan pribadi selama berada di area stasiun maupun di dalam rangkaian kereta api.

Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, mengatakan bahwa menjaga barang bawaan merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan. “Kami terus mengingatkan agar pelanggan selalu waspada dan tidak meninggalkan barang tanpa pengawasan, baik di ruang tunggu, peron, maupun di dalam kereta. Kewaspadaan pelanggan menjadi bagian penting dalam menciptakan perjalanan yang aman dan nyaman,” ujar Kuswardojo.

KAI Daop 2 Bandung juga mengimbau agar pelanggan memanfaatkan fasilitas yang telah disediakan, seperti rak bagasi dan tempat penyimpanan di atas tempat duduk, untuk menempatkan barang dengan aman dan tertib. Selain itu, pelanggan diharapkan tidak membawa barang berlebihan yang dapat mengganggu kenyamanan penumpang lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Image

Sebagai bentuk layanan tambahan, KAI menyediakan layanan Lost and Found bagi pelanggan. Layanan ini bertujuan memberikan bantuan bagi pelanggan yang merasa ketinggalan atau kehilangan barang di area stasiun maupun di dalam kereta juga dapat melaporkannya ke layanan ini.

Image

“Layanan Lost and Found ini merupakan bentuk kepedulian KAI terhadap pelanggan. Namun demikian, kami tetap menekankan bahwa menjaga barang bawaan pribadi merupakan tanggung jawab masing-masing pelanggan,” jelas Kuswardojo.

Sepanjang periode Januari hingga Oktober 2025, KAI Daop 2 Bandung telah mengamankan total 2.805 barang tertinggal milik pelanggan. Barang yang ditemukan tersebut berupa makanan, barang-barang biasa (seperti tas, buku, pakaian, helm, dll), serta barang berharga (seperti HP, laptop, uang tunai, dll)

Dari jumlah tersebut, 756 barang telah dikembalikan kepada pemiliknya, 38 barang dimusnahkan karena berupa makanan dan sudah tidak layak konsumsi, 1.092 barang diserahkan ke panti sosial karena sudah lama tidak diambil pemiliknya, dan 919 barang lainnya masih belum diambil pemiliknya. Adapun taksiran total nilai barang yang ditemukan mencapai Rp 1.488.126.287.

Kuswardojo menambahkan, apabila pelanggan menemukan barang tertinggal atau kehilangan barang, agar segera melaporkan kepada petugas KAI terdekat di stasiun atau kondektur di dalam kereta, sehingga dapat segera dilakukan penanganan sesuai prosedur.

Melalui himbauan ini, KAI Daop 2 Bandung berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman, dan berkesan bagi seluruh pelanggan.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru