KAI Daop 8 Surabaya Dukung Integrasi Transportasi Antarmoda, Layanan Bus Trans Jatim Hadir di Stasiun Malang Sisi Timur

Sabtu, 29 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi 8 Surabaya terus mendukung pengembangan transportasi publik terintegrasi demi memberikan kemudahan bagi pelanggan dalam melakukan perpindahan antarmoda.

Salah satu wujud nyata dalam dukungan tersebut adalah mendukung layanan Bus Trans Jatim yang melayani penumpang di Stasiun Malang sisi timur, sehingga memudahkan pelanggan melanjutkan perjalanan setelah menggunakan kereta api maupun yang akan menuju stasiun menggunakan bus.

Manager Humas KAI Daop 8 Surabaya, Luqman Arif, mengungkapkan bahwa KAI Daop 8 Surabaya menyambut positif layanan Bus Trans Jatim yang masuk di area parkir Stasiun Malang sisi timur atau yang biasa disebut dengan Stasiun Malang Baru untuk memudahkan mobilitas masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Integrasi antarmoda ini menjadi bagian dari upaya KAI untuk mendorong penggunaan transportasi publik yang berkelanjutan, sesuai dengan visi maupun misi perusahaan yakni menggerakkan transportasi berkelanjutan, meningkatkan kualitas hidup masyarakat, serta berperan aktif dalam pengembangan transportasi antarmoda berkelanjutan bersama pemangku kepentingan.

“Kami berharap kemudahan integrasi antarmoda ini memudahkan mobilitas masyarakat dari dan menuju pusat kota maupun wilayah lainnya di Malang Raya, sehingga dapat semakin mendorong minat masyarakat untuk menggunakan transportasi umum kereta api dan bus. Ayo gunakan layanan integrasi antarmoda ini, lebih hemat dan ramah lingkungan” pungkas Luqman.

Setiap hari, di Stasiun Malang memeberangkatkan 12 kereta api jarak jauh dengan berbagai kota tujuan. Penumpang kereta api jarak jauh per hari lebih dari 3.000 penumpang. Masyarakat Malang Raya bisa memanfaatkan Bus Trans Jatim ketika akan naik atau turun dari perjalanan KA menuju tujuan masing – masing.

Image

Layanan ini akan beroperasi setiap hari dengan jadwal menyesuikan dengan operasional Bus Trans Jatim. Selain di Stasiun Malang sisi timur, Bus Trans Jatim ini juga melayani penumpang di Stasiun Malang sisi barat, yang biasa digunakan naik dan turun pelanggan KA Lokal Commuterline.

KAI Daop 8 Surabaya terus berkomitmen untuk meningkatkan kualitas layanan melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk operator transportasi darat untuk menciptakan layanan transportasi publik yang terintegrasi dan berkelanjutan.

“Dengan hadirnya Trans Jatim di Stasiun Malang ini, diharapkan pengalaman perjalanan pelanggan menjadi semakin mudah, menyenangkan, dan ramah lingkungan,” tutup Luqman Arif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru