KAI Group Layani 369 Juta Pelanggan: Kepercayaan Publik Menguat, Mobilitas dan Ekonomi Hijau Bergerak Maju

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sepanjang Januari hingga September 2025, PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI Group melayani 369.002.910 pelanggan, naik 8,16 persen dibanding periode yang sama tahun lalu sebanyak 341.181.655 pelanggan. Kenaikan ini menandakan kepercayaan masyarakat terhadap transportasi rel terus menguat, seiring hadirnya layanan yang modern, terintegrasi, dan efisien energi.

Vice President Public Relations KAI, Anne Purba, menyampaikan bahwa pertumbuhan ini lahir dari konsistensi seluruh insan KAI dalam menjaga kualitas pelayanan. “KAI terus berinovasi agar masyarakat mendapatkan pengalaman perjalanan yang efisien, nyaman, dan berkesan. Kami bersyukur kepercayaan publik terhadap KAI terus tumbuh seiring peningkatan layanan di seluruh lini,” ujar Anne.

Mobilitas Publik yang Menggerakkan Kehidupan Kota

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Layanan kereta antarkota dan lokal mencatat 41,4 juta pelanggan, menunjukkan bahwa kereta masih menjadi pilihan utama perjalanan jarak menengah hingga jauh di Pulau Jawa dan Sumatra. Integrasi dengan moda perkotaan seperti KRL, MRT, LRT, dan Whoosh memperluas akses warga menuju pusat ekonomi, pendidikan, dan pariwisata.

LRT Jabodebek mencatat pertumbuhan tertinggi dengan 20,7 juta pelanggan, naik 41,74 persen dari tahun sebelumnya. “LRT Jabodebek kini menjadi tulang punggung baru mobilitas perkotaan karena efisiensi waktu tempuh dan konektivitasnya dengan moda lain,” jelas Anne.

Sementara itu, KAI Commuter mencatat 293,2 juta pelanggan, memperkuat perannya sebagai moda utama masyarakat di kawasan perkotaan. Adapun KAI Bandara melayani 5,19 juta pelanggan, LRT Sumsel sebanyak 3,38 juta pelanggan, KA Makassar–Parepare sebanyak 228 ribu pelanggan, dan KCIC Whoosh telah melayani 4,52 juta pelanggan.

Wisata dan Logistik Rel: Dua Penggerak Ekonomi Baru

Selain mobilitas harian, sektor wisata berbasis rel tumbuh pesat. KAI Wisata melayani 166.645 pelanggan, naik 56,58 persen dari tahun lalu.

Layanan seperti Kereta Panoramic dan kereta wisata tematik menghadirkan cara baru menikmati perjalanan: santai, berkelas, dan dekat dengan alam.

Di sisi lain, layanan logistik berbasis rel juga semakin strategis. Melalui KAI Logistik, distribusi barang lintas pulau menjadi lebih efisien dan ramah lingkungan mengurangi ketergantungan pada angkutan jalan dan membantu menekan emisi karbon nasional.

“Transportasi rel tidak hanya memindahkan orang, tapi juga menggerakkan barang dan peluang ekonomi dengan cara yang lebih hijau,” kata Anne.

Andal, Tepat Waktu, dan Ramah Lingkungan

Sepanjang Januari–September 2025, ketepatan waktu keberangkatan kereta mencapai 99,53 persen, dan ketepatan kedatangan 96,26 persen. Capaian ini mempertegas komitmen KAI Group menjaga keandalan layanan publik yang berstandar tinggi.

“Menjaga on time performance di atas 96 persen adalah bentuk tanggung jawab kami terhadap pelanggan. Kami memastikan setiap perjalanan berlangsung sesuai jadwal, aman, dan menyenangkan,” tegas Anne.

KAI Group: Menggerakkan Indonesia Menuju Mobilitas Berkelanjutan

Capaian ini menunjukkan bahwa transportasi berbasis rel bukan sekadar alat mobilitas, tetapi fondasi ekonomi hijau Indonesia. Dengan inovasi di bidang layanan, pariwisata, dan logistik, KAI Group berperan penting dalam menciptakan konektivitas nasional yang efisien dan rendah emisi.

“Kami ingin menjadikan KAI Group sebagai kebanggaan Indonesia, mitra mobilitas andalan di setiap perjalanan, serta pionir transportasi hijau untuk masa depan berkelanjutan,” tutup Anne.

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB