KAI Hadirkan Dua Lintas Layanan LRT Jabodebek untuk Perkuat Mobilitas dan Konektivitas Kawasan Jabodebek

Kamis, 23 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

LRT Jabodebek mengoperasikan dua lintas layanan utama, yaitu Cibubur Line dan Bekasi Line, yang menghubungkan kawasan hunian, perkantoran, pendidikan, dan pusat bisnis di wilayah Jabodebek. Dengan total 18 stasiun, LRT Jabodebek telah melayani lebih dari 48 juta pengguna hingga Oktober 2025 dan terus meningkatkan integrasi antarmoda untuk menghadirkan transportasi publik yang lebih baik

Bekasi, 23 Oktober 2025 – Sebagai bagian dari komitmen PT Kereta Api Indonesia (Persero) untuk menghadirkan transportasi publik yang efisien, ramah lingkungan, dan terintegrasi, LRT Jabodebek terus menunjukkan kinerja positif dalam mendukung mobilitas masyarakat perkotaan. Sejak resmi beroperasi pada 28 Agustus 2023, moda transportasi berbasis listrik ini telah menjadi pilihan utama masyarakat yang mengutamakan kenyamanan, keamanan, dan ketepatan waktu.

Hingga Oktober 2025, LRT Jabodebek yang dioperasikan oleh KAI berdasarkan penugasan pemerintah melalui Peraturan Presiden Nomor 49 Tahun 2017, telah melayani lebih dari 48 juta pengguna — sebuah capaian yang mencerminkan meningkatnya kepercayaan publik terhadap layanan transportasi modern ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

LRT Jabodebek saat ini mengoperasikan dua lintas layanan utama, yaitu Cibubur Line dan Bekasi Line, yang menjadi tulang punggung mobilitas harian masyarakat di kawasan Jabodebek.

Cibubur Line membentang sejauh 24,7 kilometer, menghubungkan Stasiun Harjamukti hingga Stasiun Dukuh Atas BNI. Lintasan ini melayani 10 stasiun antara lain: Harjamukti, Ciracas, Kampung Rambutan, TMII, Cawang, Pancoran bank bjb, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, dan Dukuh Atas BNI.

Bekasi Line memiliki lintasan sepanjang 27,8 kilometer, menghubungkan Stasiun Jati Mulya dengan Stasiun Dukuh Atas BNI. Jalur ini mencakup 12 stasiun: Jati Mulya, Bekasi Barat, Cikunir 2, Cikunir 1, Jatibening Baru, Halim, Cawang, Pancoran bank bjb, Kuningan, Rasuna Said, Setiabudi, dan Dukuh Atas BNI.

Kedua lintas tersebut bertemu di Stasiun Cawang yang berfungsi sebagai titik transit utama, memudahkan pengguna berpindah antar lintas dengan cepat dan efisien. Total terdapat 18 stasiun yang melayani kawasan hunian, perkantoran, pendidikan, hingga pusat bisnis di wilayah Jabodebek.

Selama periode Januari–September 2025, lintas Bekasi mencatat lebih dari 11,3 juta pengguna, tumbuh sekitar 41 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya. Sementara lintas Cibubur melayani lebih dari 9,3 juta pengguna, meningkat 43 persen dibanding tahun lalu.

Angka ini menunjukkan semakin kuatnya minat masyarakat terhadap LRT Jabodebek sebagai moda transportasi publik yang praktis, cepat, dan nyaman.

Executive Vice President LRT Jabodebek, Mochamad Purnomosidi, menjelaskan bahwa pengoperasian dua lintas layanan ini merupakan wujud nyata komitmen KAI dalam memperluas akses transportasi publik bagi masyarakat Jabodebek.

“Kami ingin memastikan masyarakat memiliki pilihan transportasi yang nyaman, aman, dan mudah dijangkau. LRT Jabodebek bukan hanya tentang perjalanan yang cepat, tetapi juga tentang menghadirkan pengalaman bepergian yang lebih baik bagi pengguna,”

ujar Purnomosidi.

Selain terhubung dengan KCIC Whoosh, Commuter Line, MRT Jakarta, TransJakarta, Mikrotrans, hingga BISKITA, LRT Jabodebek juga memastikan integrasi antarmoda berjalan optimal, sehingga pengguna dapat melanjutkan perjalanan ke berbagai arah tanpa hambatan.

LRT Jabodebek dirancang inklusif dan mudah diakses oleh seluruh kalangan. Setiap stasiun dan rangkaian kereta dilengkapi fasilitas ramah disabilitas, anak-anak, lansia, hingga ibu hamil. Keberadaan guiding block, lift, toilet khusus, serta area prioritas di dalam kereta menjadi bagian dari upaya menghadirkan transportasi publik yang adil dan nyaman bagi semua.

Ke depan, KAI bersama seluruh insan LRT Jabodebek akan terus berinovasi dan berkolaborasi untuk menghadirkan layanan transportasi yang semakin handal, berkelanjutan, dan berorientasi pada pengguna.

Melalui dua lintas pelayanan utama yang menghubungkan kawasan strategis Jabodebek, LRT Jabodebek terus menjadi simbol kemajuan transportasi publik nasional—mewujudkan mobilitas yang modern, efisien, dan ramah lingkungan bagi masyarakat perkotaan.

Berita Terkait

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang
Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak
Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN
Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri
Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa
RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:51 WIB

Festival Budaya Jadi Andalan Tangsel, Benyamin Dorong Wisata dan Ekonomi Kreatif Makin Berkembang

Kamis, 9 Juli 2026 - 14:33 WIB

Pasca Disegel, Segel Satpol PP di Bangunan Swash Padel Tidak Nampak

Kamis, 9 Juli 2026 - 08:44 WIB

Lewat Reses, Evi Mafriningsianti Dorong Program Pemberdayaan UMKN

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:45 WIB

Fokus pada Kemandirian Ekonomi, Forum Jurnalis Bogor Raya Resmi Deklarasikan Diri

Sabtu, 4 Juli 2026 - 10:38 WIB

Semangat Forum Jurnalis Bogor Raya Mendorong Kemandirian Usaha dan Sinergi Antardesa

Berita Terbaru

HUKUM & KRIMINAL

KPK Angkut 6 Pejabat di Kabupaten Bogor

Kamis, 20 Agu 2026 - 13:30 WIB