Libur Imlek, Polres Bogor Berlakukan Ganjil Genap Kendaraan Menuju Puncak

Kamis, 8 Februari 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Kepolisian dari Polres Bogor melakukan pengaturan lalu lintas menuju kawasan Puncak. Kamis (8/2/2024)

Anggota Kepolisian dari Polres Bogor melakukan pengaturan lalu lintas menuju kawasan Puncak. Kamis (8/2/2024)

KanalNasional.com | Kawasan wisata Puncak salah satu tujuan yang akan banyak didatangi masyarakat pada libur panjang atau long weekend Isra Mi’raj dan Tahun Baru Imlek. Polres Bogor akan memberlakukan sistem ganjil genap bagi kendaraan yang menuju wilayah Puncak Bogor, Kebijakan ini diterapkan mulai 8-11 Februari 2024.

“Ganjil genap kemungkinan akan dilaksanakan pas hari Kamis, pas tanggal merah,” ujar Kasat Lantas Polres Bogor, AKP Rizky Guntama saat dikonfirmasi, Senin (5/2/2024).

“Nah untuk hari biasa, tetep biasa tetapi pagi hari pada tanggal 8 (Februari) nanti kita mulai ganjil genap yang biasa kita laksanakan hari Sabtu Minggu,” sambungnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Untuk rekayasa lain yang disiapkan, lanjut Rizky, kebijakannya masih sama seperti hari libur biasanya. Mulai dari penerapan oneway hingga pengalihan arus secara situasional.

“Skema saat ini masih sama seperti sebelum sebelumnya yang pasti akan masih ada ganjil genap, pengalihan arus, oneway atas (Puncak) maupun arah bawah (Jakarta). Untuk waktu disesuaikan dengan arus lalu lintas yang padat situasi nanti,” jelasnya.

Rizky memperkirakan peningkatan volume kendaraan di Jalur Puncak akan terjadi mulai Rabu, 7 Februari 2024 sore. Volume kendaraan bakal terus mengalami peningkatan pada pertengahan libur panjang nanti.

“Diprediksi hari Rabu sore sudah mulai meningkat, kita lihat karena libur panjang biasaya satu hari sebelum sudah meningkat untuk arusnya, untuk peak (puncak)-nya kemungkinan di pertengahan liburan,” terangnya.

“Biasanya pengalaman yang kita alami itu terus meningkat sampai dengan peak-nya itu dipertengahan liburan baru mulai menurun akan masuk kerja kembali,” imbuhnya.

Berita Terkait

Kiprah Tujuh Tahun Menanti Sertipikat: Warga Keranggan Setu Kecewa Program PTSL Tak Kunjung Tuntas
SISGITA Tangsel Dilirik 58 Daerah, Data Tanah dan Pajak Bakal Disatukan
Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?
PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026
PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026
Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Perbaiki Turap Kali Salak Tanpa Papan Proyek: Proyek DSDABMBK Tangsel, Duitnya dari Siapa?

Berita Terkait

Selasa, 22 September 2026 - 23:14 WIB

Kiprah Tujuh Tahun Menanti Sertipikat: Warga Keranggan Setu Kecewa Program PTSL Tak Kunjung Tuntas

Selasa, 22 September 2026 - 09:09 WIB

SISGITA Tangsel Dilirik 58 Daerah, Data Tanah dan Pajak Bakal Disatukan

Minggu, 20 September 2026 - 21:51 WIB

Tajurhalang Kekurangan SMK Negeri, Kenapa yang Diusulkan Justru SMA Baru?

Sabtu, 19 September 2026 - 21:18 WIB

PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Senin, 14 September 2026 - 21:34 WIB

PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026

Berita Terbaru

HEADLINE

PUBLIKASI KECAMATAN GUNUNG SINDUR TAHUN 2026

Sabtu, 19 Sep 2026 - 21:18 WIB

DAERAH

PUBLIKASI KECAMATAN PARUNG TAHUN 2026

Senin, 14 Sep 2026 - 21:34 WIB