Manajemen KAI Daop 4 Pastikan Awak KA Menoreh Korban Temperan di Cirebon Mendapatkan Penanganan Medis dengan Baik

Selasa, 3 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas.

KAI Daop 4 Semarang dipimpin oleh Deputy Daop 4 Teguh Triyono melakukan kunjungan dan penjengukan kepada Masinis dan Asisten Masinis KA Menoreh yang mengalami musibah ditemper oleh sebuah truck di wilayah Cirebon beberapa waktu lalu saat menjalankan tugas.

Awak KA atas nama Linda Fahrul dan Sujud Santoso merupakan Masinis dan Asisten Masinis yang berkedudukan di Daop 4 Semarang tepatnya UPT Crew KA Semarang Poncol. Keduanya adalah korban dari truk yang menemper KA 177B Menoreh pada Rabu, 21 Januari 2026 lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Begitu kejadian Masinis dan Asisten Masinis yang mengalami luka-luka langsung dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan penanganan, perawatan serta pendampingan lanjutan sesuai standar yang berlaku.

Manager Humas KAI Daop 4 Semarang Luqman Arif mengatakan bahwa kunjungan ini merupakan bentuk perhatian dan tanggung jawab perusahaan terhadap keselamatan serta kondisi kesehatan awak sarana.

“Kunjungan ini merupakan wujud nyata kepedulian dan kehadiran manajemen dalam memastikan awak KA yang terdampak mendapatkan penanganan medis yang optimal serta dukungan moril dari perusahaan. Kami ingin memastikan bahwa seluruh proses perawatan dan pendampingan berjalan sesuai standar, sehingga awak sarana dapat fokus pada pemulihan,” kata Luqman.

KAI Daop 4 Semarang secara aktif memantau perkembangan kondisi kesehatan awak KA serta memastikan seluruh prosedur penanganan berjalan optimal. Pemantauan dilakukan secara berkelanjutan guna mendukung proses pemulihan awak sarana.

Luqman menyampaikan bahwa keselamatan dan kesehatan insan KAI juga menjadi prioritas utama perusahaan. Oleh karenanya, KAI Daop 4 Semarang akan terus memberikan pendampingan medis, dukungan moril, serta memastikan hak-hak awak KA terpenuhi selama masa pemulihan, sekaligus memperkuat upaya keselamatan perjalanan kereta api.

“Kami berharap kedua awak KA yang menjadi korban dapat segera pulih dan kembali beraktivitas dengan baik. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kepatuhan terhadap aturan keselamatan di perlintasan sebidang. KAI Daop 4 Semarang mengajak seluruh pengguna jalan untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran dan disiplin demi keselamatan bersama,” tutup Luqman.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru