Panglima TNI Prioritaskan Pembebasan Pilot Susi Air dengan Operasi Teritorial

Kamis, 23 November 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto akan mengedepankan operasi teritorial untuk pembebasan pilot Susi Air Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB), dengan melibatkan forkopimda untuk melakukan diplomasi dalam misi tersebut.

“Kita akan melibatkan forkopimda di sana untuk komunikasi, berkomunikasi, itu saja. Makanya ke depan kita kedepankan operasi teritorial,” ujar Agus Subiyanto kepada wartawan di kompleks Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023).

Agus berharap dengan operasi teritorial tersebut dapat membuahkan hasil. Pada kesempatan itu, dia menegaskan komitmennya untuk terus melakukan upaya pembebasan Philip Mark Mehrtens.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mudah-mudahan dengan langkah itu ada kabar lah. Pokoknya kita terus, kita akan terus meningkatkan operasi teritorial dalam rangka untuk mensejahterakan masyarakat di sana,” ungkapnya.

Diberitakan sebelumnya, TNI menyampaikan perkembangan pembebasan Pilot Susi Air, Capt Philip Mark Mehrtens yang disandera oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) telah mulai menemui titik terang.

Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TNI, Laksda Julius Widjojono mengatakan dalam waktu dekat akan ada berita baik mengenai perkembangan kasus penyanderaan tersebut.

“(Soal kasus penyanderaan pilot Susi Air) saya harapkan beberapa hari ini akan keluar berita terbaru yang akan membahagiakan kita semua,” ujar Julius Widjojono kepada wartawan, Kamis (7/9/2023).

Hanya saja Julius tidak menjelaskan secara rinci mengenai kabar baik itu. Dia hanya mengungkapkan perkembangan kasus tersebut akan disampaikan pada minggu-minggu ini.

“Perkembangannya nanti lihat beberapa Minggu ini,” tukas Julius.

Berita Terkait

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029
Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume
Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta
HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran
Abu Erupsi Anak Krakatau Menyebar! Jakarta hingga Bengkulu Terdampak, Penerbangan Mulai Terganggu
Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong
Bukan Pidato, Tapi Sapa: Anton Sukartono Bukti Demokrat Hadir di Tengah Rakyat
AKAMSI Soroti Pembongkaran Pura di Sanur sebagai Dugaan Penistaan Agama

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 12:59 WIB

Demokrat Nggak Mau Nonton dari Pinggir: Anton Suratto Sebut Pidato AHY Tampar Isu 2029

Jumat, 11 September 2026 - 08:32 WIB

Drainase Rp333 Juta di Jalan Sadih Da’un: Dipaksakan, Tidak Nyambung, dan Gelap Volume

Rabu, 9 September 2026 - 15:30 WIB

Bidik 2029, Anton Suratto: Jadikan Jabar Kekuatan Utama Demokrat, Turun Sebelum Rakyat Meminta

Senin, 7 September 2026 - 11:48 WIB

HUT ke 25 Demokrat: Anton Suratto -Rakyat Tak Butuh Janji, Tapi Kehadiran

Minggu, 6 September 2026 - 17:04 WIB

Meriahkan HUT RI ke-81, Ribuan Warga Desa Kemang Tumpah Ruah, Kursi Muspika Justru Kosong

Berita Terbaru