Pelaku Pasar Bersiap Hadapi Data Ekonomi AS, Momentum Bullish Emas Kehilangan Tenaga

Senin, 24 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Harga emas (XAU/USD) kembali bergerak stabil pada akhir pekan lalu, ditopang optimisme pasar terkait kemungkinan pemangkasan suku bunga The Fed pada bulan Desember. Pada sesi Amerika Utara hari Jumat (21/11), XAU/USD ditutup menguat 0,53% di sekitar $4.096, setelah sempat menyentuh level puncak harian $4.101. Kenaikan ini mencerminkan respons pasar terhadap komentar pejabat Federal Reserve yang membuka ruang untuk pelonggaran kebijakan moneter.

Sentimen positif tersebut berlanjut pada sesi Asia awal pekan ini, dengan emas diperdagangkan di area $4.075. Pernyataan John Williams, Presiden The Fed New York, menjadi katalis utama penguatan harga, setelah ia menyebut bahwa bank sentral masih memiliki peluang untuk memangkas suku bunga tanpa mengganggu target inflasi.

Harapan tersebut tercermin dari lonjakan probabilitas pemangkasan suku bunga menjadi 74% pada pertemuan bulan Desember, berdasarkan perangkat CME FedWatch, dibanding hanya 40% pada pekan sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut analisis Andy Nugraha dari Dupoin Futures Indonesia, perkembangan struktur candlestick yang terbentuk bersama indikator Moving Average menunjukkan bahwa momentum bullish pada XAU/USD mulai melemah. Kegagalan mempertahankan level di atas $4.100 menjadi sinyal jenuh beli dan membuka ruang koreksi jangka pendek.

Andy memproyeksikan pergerakan emas hari ini, jika dorongan bullish bertahan, emas berpeluang menguji resistance di $4.129. Namun, jika tekanan koreksi mengambil alih, harga berpotensi turun menuju $4.034 sebagai support terdekat.

Area ini akan menjadi penentu arah lanjutan, apakah pasar akan kembali melakukan pembelian teknikal atau melanjutkan tekanan turun menuju level support lebih rendah.

Laju kenaikan emas masih terbatas akibat sikap hati-hati pejabat Fed lainnya. Lorie Logan dari Fed Dallas dan Susan Collins dari Fed Boston menegaskan perlunya mempertahankan suku bunga di level saat ini untuk waktu yang lebih lama. Pernyataan-pernyataan berseberangan ini menciptakan ketidakpastian arah pasar dalam jangka pendek.

Fokus investor kini beralih ke data Indeks Harga Produsen (PPI) dan Penjualan Ritel AS yang akan dirilis pada hari Selasa (25/11). Konsensus memperkirakan PPI naik 0,3% MoM, sementara penjualan ritel diprediksi meningkat 0,4% MoM. Data yang lebih kuat dari perkiraan dapat memperkuat Dolar AS dan menekan harga emas, sementara data yang melemah berpotensi membuka ruang pemulihan harga.

Emas diperkirakan bergerak dalam pola konsolidasi dengan kecenderungan fluktuatif menjelang rilis data ekonomi penting dari AS. Ketidakpastian arah kebijakan Fed masih menjadi pusat perhatian, sehingga trader perlu mencermati pergerakan imbal hasil obligasi dan kekuatan Dolar AS.

Dengan pelemahan momentum bullish dan sensitivitas terhadap data ekonomi, pendekatan trading berbasis level teknikal direkomendasikan untuk jangka pendek. Selama harga bertahan di atas $4.034, peluang rebound tetap terbuka, namun area resistance kunci harus ditembus untuk memastikan kelanjutan tren naik.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup
DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga
Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT
Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK
Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!
Harga Sembako Naik di Awal Ramadhan, Komisi III DPRD Kota Bekasi Usul Operasi Pasar
DPRD Berharap Koperasi Merah Putih Bisa Tingkatkan Perekonomian Warga Kota Bekasi
Awali 2026, PTPP Peroleh Proyek Gedung Institusional Kejaksaan Agung

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:15 WIB

RPA Ilegal di Pabuaran Mengalirkan Limbah, DLH: Kecamatan Punya Kuasa Tutup

Jumat, 29 Mei 2026 - 07:52 WIB

DPRD Bogor Soroti RPA Gunung Sindur, Bau Menyengat Diduga Ganggu Warga

Kamis, 21 Mei 2026 - 10:01 WIB

Dinas Koperasi dan UKM Tangsel Dorong 54 KKMP Tepat Waktu Susun dan Upload Laporan RAT

Rabu, 20 Mei 2026 - 06:19 WIB

Jelang Iduladha, Pemkot Tangsel Sisir 53 Lapak Hewan Kurban: Gratis Cek Kesehatan, Nol Kasus PMK

Jumat, 8 Mei 2026 - 08:31 WIB

Bupati Bogor Minta Jalur Tambang Dibuka, FK3I Tegas Menolak: Jangan Perparah Kerusakan Alam!

Berita Terbaru