Pemkot Tangsel Memberi Solusi Dalam Mengatasi Stunting

Rabu, 17 Mei 2023

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KanalNasional.com | Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus melakukan berbagai rangkaian upaya lanjutan dalam mencegah dan menurunkan stunting, meskipun telah mengalami penurunan angka stunting dari 19,9 persen menjadi 9 persen, Pemkot Tangsel menggelar Gerakan Cegah Stunting dan Aksi Bergizi yang dihadiri oleh Wali Kota Tangerang Selatan Benyamin Davnie di Blandongan, Puspemkot Tangsel, pada Selasa (18/05).

“Salah satunya membentuk kader Doremifasolasido (Duta remaja anti anemia fahami sobat langkah awal sehat dari diri Sendiri) dan memberikan tablet tambah darah satu kali dalam seminggu bagi remaja putri, dan aktivitas fisik seperti olahraga,” ujar Benyamin saat menghadiri kegiatan tersebut.

Hal ini menjadi penting kata Benyamin, karena penyebab stunting salah satunya persoalan anemia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Stunting itu jangka panjang yang mempunyai dampak luar biasa. Untuk itu ya langkahnya lintas sektor dan ini untuk melahirkan generasi yang sehat,” kata Benyamin.

Dimana kesehatan perlu direncanakan sebaik dan sedetail mungkin untuk menjaga remaja dan generasi ke depan memiliki pola hidup yang sehat.

Sementara itu dijelaskan Kepala Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan dr. Allin Hendalin bahwa menurunnya angka stunting di Tangsel adalah bentuk kolaborasi multi sektor yang telah dilakukan.

Dimana, poin terpenting dalam melakukan pencegahan stunting dimulai 1.000 hari pertama kehidupan. Dari mulai ibu hamil sampai anak berusia dua tahun.

“Tetapi ada yang tidak boleh kita lupakan yakni dengan mengoptimalkan gizi para remaja. Karena ini merupakan aset dan investasi yang penting untuk menurunkan angka stunting, dan bisa menurunkan angka kematian ibu dan anak,” terangnya.

Dan salah satunya penyebabnya adalah anemia yang terjadi pada ibu hamil. Untuk itulah, program yang kita lakukan dalam mencegah hal tersebut adalah pemberian tablet penambah darah.

“Dan program ini akan dibantu kader Doremifasolasido, yang mana saat ini diikuti 70 anak, 35 dari SMP dan 35 dari SMA. Diharapkan dengan adanya Doremifasolasido siswa dapat mengajak teman-temannya untuk berperilaku sehat,” tutupnya. ***

Berita Terkait

Karhutla Oktober 2026: Hutan Terbakar, Rakyat Yang Dirugikan. Siapa Yang Bertanggung Jawab?
GOM Rancabungur: Uang Kembalian Sudah Lunas, Bangunannya Akan Dilanjutkan di 2027
Pendopo Dibangun Untuk Rakyat, Tapi Rakyat Dilarang Masuk
GOM Rancabungur Rp18 Miliar Dipakai Latihan, Statusnya Masih ‘gelap’: Belum Serah Terima, Fasilitas Amburadul
Temuan BPK Soal Aset Liar di DSDABMBK Tangsel, Kejari Menunggu Adanya Laporan untuk Bertindak
Gelanggang Olahraga Rancabungur Rp18 Miliar ‘sunat’ Volume, Bpk Temukan Kelebihan Bayar Rp557 Juta
Air Mati Duluan, Pengumuman Nyusul: PDAM Tirta Kahuripan Gagal Layani Warga Parung
MEMANAS! Warga Ciputat Tangsel Tolak Keras Tower BTS, Ganti Baju XL ke STP Tanpa Izin Warga – Laporan ke Walikota Setahun Menguap!

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 20:30 WIB

Karhutla Oktober 2026: Hutan Terbakar, Rakyat Yang Dirugikan. Siapa Yang Bertanggung Jawab?

Selasa, 3 November 2026 - 21:48 WIB

GOM Rancabungur: Uang Kembalian Sudah Lunas, Bangunannya Akan Dilanjutkan di 2027

Selasa, 3 November 2026 - 09:32 WIB

Pendopo Dibangun Untuk Rakyat, Tapi Rakyat Dilarang Masuk

Jumat, 30 Oktober 2026 - 07:59 WIB

GOM Rancabungur Rp18 Miliar Dipakai Latihan, Statusnya Masih ‘gelap’: Belum Serah Terima, Fasilitas Amburadul

Rabu, 28 Oktober 2026 - 13:07 WIB

Gelanggang Olahraga Rancabungur Rp18 Miliar ‘sunat’ Volume, Bpk Temukan Kelebihan Bayar Rp557 Juta

Berita Terbaru

DAERAH

Pendopo Dibangun Untuk Rakyat, Tapi Rakyat Dilarang Masuk

Selasa, 3 Nov 2026 - 09:32 WIB